TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan melalui UPTD Lembaga Latihan Kerja (LLK) di bawah Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja resmi membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 yang dirangkaikan dengan Forum Konsultasi Publik “Standar Pelayanan dan Reviu Standar Survei Kepuasan Masyarakat”.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 33 peserta yang merupakan lulusan SMA/SMK sederajat di Kota Tarakan. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja muda agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Tarakan, Agus Sutanto, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Kota Tarakan, Ajat Jatnika, Kepala UPTD LLK Tarakan, Syahriansyah, serta para pembicara yang berasal dari APINDO dan Phoenix Resources International (PRI).
Dalam sambutannya, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Kota Tarakan, Ajat Jatnika, menegaskan bahwa pelatihan vokasi merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap bersaing di dunia kerja.
“Pelatihan vokasi ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Tarakan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi lulusan SMA dan SMK. Kami ingin para peserta tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Harapannya, setelah mengikuti pelatihan ini mereka memiliki daya saing yang lebih baik dan peluang kerja yang semakin luas,” ujar Ajat Jatnika.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Tarakan, Agus Sutanto, mengatakan bahwa pelatihan yang dilaksanakan melalui UPTD LLK ini dirancang agar para peserta memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Menurutnya, keterlibatan pelatih dari APINDO dan PRI menjadi nilai tambah karena peserta mendapatkan pembelajaran langsung dari praktisi yang memahami kebutuhan dunia kerja.
“Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 ini kami selenggarakan melalui UPTD Lembaga Latihan Kerja sebagai upaya mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap kerja. Kami juga menggandeng APINDO dan pihak industri agar materi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Selain itu, melalui Forum Konsultasi Publik kami ingin terus meningkatkan kualitas pelayanan UPTD LLK, sehingga masyarakat mendapatkan layanan pelatihan yang semakin baik dan bermanfaat,” kata Agus Sutanto.
Selain menjadi pembukaan pelatihan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Forum Konsultasi Publik “Standar Pelayanan dan Reviu Standar Survei Kepuasan Masyarakat”. Forum tersebut menjadi wadah bagi UPTD LLK Tarakan untuk menerima masukan dari masyarakat dan para pemangku kepentingan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Tarakan berharap semakin banyak lulusan SMA dan SMK yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sehingga mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal sekaligus menekan angka pengangguran di Kota Tarakan. (RF)








Discussion about this post