TARAKAN – Jumlah pencari kerja (pencaker) di Kota Tarakan masih tergolong tinggi setiap tahunnya. Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja dengan terus menghadirkan berbagai program peningkatan kompetensi tenaga kerja.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Tarakan, Agus Sutanto, mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang dimiliki instansinya, jumlah pencari kerja di Kota Tarakan setiap tahun mencapai sekitar 1.600 orang. Angka tersebut berasal dari lulusan baru SMA, SMK, perguruan tinggi, hingga masyarakat yang kembali mencari pekerjaan.
Menurut Agus, tingginya jumlah pencari kerja harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang terus berkembang.
Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah melalui berbagai program pelatihan yang diselenggarakan UPTD Lembaga Latihan Kerja (LLK) Tarakan. Program tersebut memberikan kesempatan kepada para pencari kerja untuk meningkatkan kemampuan dan memperoleh keterampilan baru sesuai kebutuhan industri.
“Setiap tahun jumlah pencari kerja di Kota Tarakan mencapai kurang lebih 1.600 orang. Karena itu kami terus berupaya menghadirkan program pelatihan melalui UPTD Lembaga Latihan Kerja agar para pencari kerja, baik lulusan SMA, SMK maupun perguruan tinggi, memiliki kompetensi yang lebih baik dan mampu bersaing di dunia kerja,” ujar Agus Sutanto.
Ia menjelaskan, standar kompetensi yang diterapkan perusahaan saat ini terus mengalami peningkatan. Oleh sebab itu, pencari kerja tidak cukup hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga harus memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Saat ini perusahaan tidak hanya melihat latar belakang pendidikan, tetapi juga kemampuan dan keterampilan yang dimiliki calon tenaga kerja. Melalui pelatihan vokasi ini kami berharap para pencari kerja dapat meng-upgrade kemampuan mereka sehingga peluang untuk diterima bekerja menjadi lebih besar,“ tambahnya.
Melalui pelatihan yang melibatkan praktisi industri dan dunia usaha, UPTD LLK Tarakan diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang lebih siap memasuki dunia kerja. Pemerintah Kota Tarakan pun berkomitmen untuk terus memperluas program pelatihan sebagai salah satu langkah menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal. (RF)








Discussion about this post