TARAKAN – Upaya membantu masyarakat menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendapat dukungan dari sektor swasta. FIF Group Cabang Tarakan menyalurkan Dana Sosial Syariah berupa bantuan kesehatan bagi masyarakat dalam rangka mendukung penanganan karhutla di wilayah Kalimantan.
Penyaluran bantuan berlangsung di Kelurahan Mamburungan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is., bersama Anggota DPRD Kota Tarakan Dapil Tarakan Timur, jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPBD, Camat dan Lurah se-Kecamatan Tarakan Timur serta sejumlah pihak lainnya.
Bantuan yang diberikan FIF Group terdiri dari 1.021 masker dan 240 boks vitamin. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, terutama dalam menjaga kesehatan di tengah potensi dampak kabut asap akibat karhutla.
Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is., menyambut baik kepedulian yang diberikan FIF Group. Ia menilai keterlibatan perusahaan melalui program sosial menjadi bentuk nyata dukungan dunia usaha terhadap masyarakat dan pemerintah daerah.
“Bantuan seperti ini tentu sangat berarti bagi masyarakat. Kami dari pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada FIF Group yang telah menunjukkan kepedulian dan ikut mengambil bagian dalam membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla,” ungkapnya.
Ibnu Saud menegaskan bahwa persoalan kebencanaan membutuhkan penanganan secara bersama-sama. Menurutnya, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam membangun kesiapan menghadapi kondisi darurat maupun potensi bencana.
Ia pun mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan informasi yang disampaikan pemerintah, khususnya terkait kondisi lingkungan dan peringatan dini bencana.
“Kesiapsiagaan harus menjadi perhatian kita bersama. Ketika ada informasi atau peringatan dini dari instansi yang berwenang, masyarakat harus mengikutinya dan mengambil langkah antisipasi sejak awal,” jelasnya.
Selain kesiapsiagaan, Wakil Wali Kota juga menekankan pentingnya membangun budaya saling membantu di tengah masyarakat. Menurutnya, kepedulian dari berbagai pihak dapat mempercepat penanganan ketika masyarakat menghadapi persoalan sosial maupun bencana.
“Kolaborasi ini yang harus terus kita bangun. Pemerintah membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk dunia usaha dan masyarakat. Dengan gotong royong, ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana bisa semakin kuat,” tambah Ibnu Saud.
Ia berharap dukungan dan sinergi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya ketika terjadi bencana, tetapi juga melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dengan adanya penyaluran bantuan tersebut, diharapkan kebutuhan masyarakat yang terdampak maupun berisiko terkena dampak karhutla dapat terbantu, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mewujudkan masyarakat Kota Tarakan yang tangguh menghadapi berbagai potensi bencana. (RF)








Discussion about this post