TARAKAN – Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, bersama jajaran pejabat Pemerintah Kota Tarakan menghadiri Rapat Paripurna DPRD pada Minggu (29/6/2025). Rapat yang digelar di Ruang Rapat Utama DPRD Tarakan ini membahas jawaban pemerintah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Perda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024.
Dalam sambutannya, Ibnu Saud menyampaikan apresiasi atas masukan konstruktif dari fraksi-fraksi DPRD.
“Pandangan yang disampaikan mencerminkan fungsi kontrol legislatif yang penting untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.
Pemerintah Kota Tarakan memaparkan capaian APBD 2024, dengan fokus pada tiga sektor utama: Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan. Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2024 tercatat Rp205,27 miliar, melampaui target sebesar 103,07%. Meski begitu, pemerintah mengakui perlunya peningkatan efektivitas pengelolaan dana transfer dari pusat untuk mendukung pendapatan daerah.
Sementara itu, realisasi anggaran belanja mencapai 93,36%. Beberapa sektor, seperti kesehatan, sosial, tenaga kerja, pemberdayaan masyarakat, kepemudaan, persandian, dan keuangan, masih menghadapi kendala dalam optimalisasi anggaran. Pemerintah telah menyiapkan langkah perbaikan untuk mengatasi tantangan tersebut.
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) 2024 tercatat Rp51,12 miliar. Pemerintah menegaskan bahwa angka ini bukan karena perencanaan yang lemah, melainkan akibat efisiensi anggaran, keterlambatan dana pusat, dan dinamika teknis lainnya.
Ke depan, Pemerintah Kota Tarakan berkomitmen memperkuat sinergi dalam penyusunan dan pelaksanaan APBD.
“Kami akan menjadikan masukan DPRD sebagai dasar penyempurnaan, dengan fokus pada perencanaan berbasis hasil, transparansi, efisiensi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” tutup Ibnu Saud. (*)
Reporter : Arif Rusman











Discussion about this post