TARAKAN – Saat ini, tingkat pendidikan SMA khususnya negeri sudah mulai memberlakukan ke seluruh pelajar mereka untuk wajib melakukan Scan QR Code Peduli Lindungi saat ingin memasuki dan keluar areal sekolah. Dimana hal ini juga akan segera diterapkan di salah satu SMA swasta yakni SMA Hang Tuah.
Aizzatin Mahmudah selaku Kepala Sekolah SMA Hang Tuah Tarakan menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya masih belum memberlakukan Scan QR Code Peduli Lindungi untuk para pelajar maupun tenaga pengajar, namun sudah melakukan sosialisasi terkait penerapan hal tersebut di beberapa waktu yang lalu.
‘’Kami sangat mendukung peraturan yang mewajibkan pelajar untuk melakukan Scan QR Code Peduli Lindungi, karena secara langsung dapat memastikan, bahwa seluruh pelajar di Hang Tuah sudah mengikuti vaksin, baik dosis pertama dan kedua,’’ Ujar Aizzatin.
Hal ini juga sudah disetujui oleh pihak yayasan serta orang tua murid, yang dipastikan, tidak lama lagi, Hang Tuah akan segera menerapkan peraturan Scan QR Code Peduli Lindungi tersebut.
Aizzatin menambahkan, keputusan memberlakukan Scan QR Code Peduli Lindungi ini sendiri, sudah di atur di SKB Empat Menteri terkait, salah satunnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mana tujuan utamanya melakukan pemantauan kesehatan pelajar saat pelaksanaan PTM dimasa pandemi Covid-19. (RF)










Discussion about this post