Tarakan – Sabtu, 6 November 2021, Perpustakaan Babul Ilmi SMP Muhammadiyah 2 (SMPMUDA) Tarakan sukses menginisiasi aksi nyata gerakan literasi sekolah untuk siswa, guru dan tenaga kependidikan (GTK) di SMPMUDA Tarakan melalui kegiatan Kelas Menulis Puisi Kolaborasi Siswa dan GTK dari Alam yang dilaksanakan di Binalatung Beach. Adapun kelas tersebut dibimbing langsung oleh Ranti Jumiarni, M. Pd. Seorang penggiat literasi, penulis, serta calon guru penggerak dari SMA Negeri 1 Tarakan. Kegiatan yang tetap mengedepankan Protokol Kesehatan ini, didasari untuk meningkatkan kemampuan dalam menulis puisi bagi seluruh warga sekolah sekaligus sebagai melepas kejenuhan pembelajaran online selama hampir dua tahun terakhir dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Kegiatan yang dimulai dengan sambutan sekaligus membuka acara tersebut yaitu Kepala SMPMUDA Tarakan Asnawir, SE., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau sangat mengapresiasi kelas ini dan berharap dapat berkelanjutan. “Tidak hanya sampai pada tahapan ini, tapi hasilnya harus dijadikan sebuah buku antopologi puisi karya GTK dan Siswa SMPMUDA sebagai hadiah Milad Muhammadiyah ke 109 Tahun dan Hari Guru pada tanggal 25 Nopember nanti” harap Sekretaris Forum Guru Muhammadiyah Kalimantan Utara yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta yang hadir.
Antusias siswa dan GTK begitu nampak dilokasi kegiatan, dimana peserta dengan begitu lepasnya berdiskusi dengan pemateri karena proses penulisan dilakukan di lokasi alam terbuka. Hal ini bertujuan agar GTK dan siswa tidak merasa kesulitan untuk menyampaikan isi pikiran atau perasaan hati yang tidak mampu terucap melalui mulut atau tindakan, tetapi dapat diungkapkan melalui kata-kata di atas kertas. Alam sebagai media penulisan puisi akan merilekskan pikiran sehingga dapat menghasilkan sebuah karya yang memiliki perasaan asli si penulis. “Jangan menganggap menulis puisi itu sulit. Menulis puisi itu hanya perlu menuangkan apa yang ada di dalam pikiran kalian. Kegelisahan dan perasaan yang ingin diucapkan, tapi tak pernah tersampaikan. Masalah diksi atau pilihan kata, akan ada proses lain yang disebut pengendapan dan penyuntingan. Tapi, proses itu tidak perlu kalian pikirkan dulu. Yang harus kalian lakukan adalah berkeliling agar dapat melihat, mendengar dan merasakan apa yang ada di sini (Pantai Binalatung), lalu menuangkannya ke dalam sebuah tulisan” ungkap Ranti sapaan akrab pemateri, dalam menstimulus peserta kelas menulis.
Selain diiisi kegiatan menulis puisi, peserta kelas menulis puisi juga mendapatkan kejutan dari seorang YouTuber sekaligus penggiat budaya yang sangat dikenal semua kalangan penduduk Kaltara yaitu si Ujang Gegawon dalam berbagi pengalaman. “Enak kamu sekarang besekolah, ada kegiatan beginian, bisa buat puisi di alam, nda sama kami dulu, dulu tuh, kami nulis puisi di tembok WC sekolah bah” komentar Mashur nama lengkap Ujang Gegawon yang juga alumni SMPMUDA Tarakan disambut ketawa seluruh peserta.
Kegiatan diakhiri dengan pembagian doorprize yang disediakan oleh Koperasi PEMUDA (Pegawai SMPMuda) Tarakan. Kegiatan berjalan dengan lancar berkat dukungan semua pihak, dan berharap kegiatan ini adalah awal dari langkah besar program Perpustakaan Babul Ilmi SMP Muda Tarakan dalam mengembangkan literasi sekolah.









Discussion about this post