Tarakan – Taman Baca Masyarakat Indonesia (TBMI) Kalimantan Utara yang diketuai oleh Husnul Jojon akan menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang menyasar kaum ibu, khususnya mereka yang belum memiliki kemampuan membaca.
Program ini menjadi salah satu upaya TBMI Kaltara dalam meningkatkan literasi dasar di kalangan perempuan, terutama di wilayah-wilayah yang masih terbatas akses pendidikannya. Kegiatan akan dimulai dengan pendataan serta pemetaan lokasi prioritas yang membutuhkan pendampingan belajar membaca.
Ketua TBMI Kaltara, Husnul Jojon, menyampaikan bahwa kegiatan ini akan melibatkan para relawan yang berasal dari kalangan mahasiswa. Mereka akan turun langsung ke masyarakat untuk memberikan pengajaran membaca secara bertahap. Metode yang digunakan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan keseharian para ibu agar mudah dipahami dan diterapkan.
“Banyak ibu-ibu di beberapa wilayah yang belum bisa membaca, padahal mereka memegang peran penting dalam keluarga. Kami ingin mereka juga punya akses terhadap informasi dan bisa mendampingi anak-anak mereka belajar,” ujarnya.
TBMI Kaltara berharap program ini dapat menjadi pintu masuk untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan serta memperkuat peran keluarga dalam menciptakan lingkungan yang mendukung budaya literasi. (RF)











Discussion about this post