TARAKAN – SD Negeri Utama 1 Tarakan turut ambil bagian dalam Pawai Budaya Iraw Tengkayu XV dengan menampilkan kekayaan budaya lokal melalui busana adat Tidung dan miniatur Perahu Tuju Dulung, Sabtu. Keikutsertaan ini menjadi bentuk dukungan sekolah dalam melestarikan budaya sekaligus menanamkan kecintaan terhadap warisan daerah kepada para peserta didik.
Dalam pawai tersebut, para pelajar bersama dewan guru tampil mengenakan pakaian adat Tidung dengan penuh semangat. Mereka juga membawa miniatur Perahu Tuju Dulung sebagai simbol budaya masyarakat pesisir yang memiliki nilai sejarah dan filosofi bagi Kota Tarakan.
Partisipasi SD Negeri Utama 1 mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Melindungi, Mengembangkan Warisan Budaya Iraw Tengkayu di Bumi Paguntaka Tarakan Hibot.” Tema tersebut mencerminkan komitmen seluruh warga sekolah untuk menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda di tengah perkembangan zaman.
Kepala SD Negeri Utama 1, Suryani Palullungan, juga turut berjalan bersama para guru dan siswa dalam memeriahkan pawai budaya. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan langsung terhadap upaya pelestarian budaya daerah melalui dunia pendidikan.
Melalui keterlibatan dalam Iraw Tengkayu XV, SD Negeri Utama 1 berharap para siswa tidak hanya mengenal budaya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga dapat merasakan secara langsung nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta kebanggaan terhadap identitas budaya Tidung dan Kota Tarakan.
Keikutsertaan sekolah dalam pawai budaya ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat dalam menjaga eksistensi budaya lokal agar tetap lestari serta dapat diwariskan kepada generasi penerus sebagai bagian dari identitas Bumi Paguntaka. (RF)








Discussion about this post