TARAKAN – Ketua umum partai Nasdem, Surya Paloh, dijadwalkan memimpin konsolidasi internal Kaltara yang berlangsung di Tarakan.
“Beliau ini datang ke Kaltara itu 25 Januari 2024. Dari banjarmasin, jadi memang roadshow di Kalimantan ini,” ujar Sekretaris DPW Nasdem Kaltara, Supaad Hadianto.
Sejumlah pengurus DPP juga akan ikut bersama Surya Paloh di Tarakan, diantaranya mantan Jaksa Agung, HM Prasetyo, mantan Kepala BIN, Sutiyoso, serta Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Nasdem, Peter F Gontha.
“Pertemuan atau kedatangan pak ketum di Kaltara ini tentu ingin menguatkan atau mensoliditaskan calon anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota. Acara pokoknya adalah konsolidasi dalam rangka pemilihan legislatif dan presiden di Kaltara. Konsolidasi ini nanti diikuti oleh seluruh para caleg,” terang Supaad.
Kedatangan Surya Paloh di Tarakan adalah perdana semenjak terbentuknya struktur DPW Partai Nasdem di Kalimantan Utara.
“Kenapa pak ketum harus ke sini, karena selama berdirinya Nasdem Kaltara itu beliau belum pernah berkunjung sehingga ini momen yang tepat buat beliau untuk datang,” ujar Supaad.
Agenda konsolidasi internal tersebut juga dapat menjadi dorongan bagi Caleg Nasdem, agar bekerja keras untuk target pemenangan dan raihan kursi di legislatif.
“Sekaligus untuk bergerak lebih kuat untuk memenangkan kontestasi Pemilu 2024. Beliau (Surya Paloh) ini adalah motivator yang luar biasa. Beliau tidak mempunyai tujuan untuk pribadinya, tidak mempunyai tujuan untuk usahanya. Karena memang di sisa hidup beliau itu betul-betul siap menatap Indonesia emas 2045,” kata Supaad.
Nasdem memasang target perolehan 100 kursi untuk DPR RI. “Jadi setiap dapil diusahakan ada Satu kursi. Dengan tujuan yang seperti ini harus kerja keras, tapi tidak mendiskreditkan peserta pemilu yang lain,” tambah Supaad.
Sementara untuk target DPRD Provinsi Kaltara, Nasdem optimis meraih 4 kursi. Saat ini Nasdem sudah memperoleh 2 kursi hasil raihan Pileg 2019.
“Kalau untuk provinsi Kaltara saat ini ada dua (anggota DPRD), minimal ada empat supaya bisa membentuk fraksi sendiri. Dapil 1 Tarakan itu saat ini kami menargetkan hanya satu kursi. Karena caleg kami belum begitu kuat untuk 2 kursi. Kemudian dapil 2 untuk Bulungan KTT itu satu kursi. Dapil 4 Nunukan itu 2 kursi. Dapil 3 Malinau kami tidak berharap banyak di sana,” pungkas Supaad. (*)









Discussion about this post