TARAKAN – Setelah sempat ditutup sejak pandemi Covid-19 melanda pada tahun 2020, saat ibu pemerintah Arab Saudi kembali membuka pintu bagi jamaah umrah asal Indonesia.
Menindaklanjuti hal tersebut, jamaah umrah asal Kalimantan Utara (Kaltara) diberangkatkan Kementerian Agama (Kemenag) pada Kamis (13/01/2022).
Kepala Seksi Penyelenggaraan Umrah dan Haji Kemenag Kota Tarakan, Muhammad Aslam mengatakan 4 jamaah tersebut merupakan jamaah umrah pertama asal Kaltara yang mengikuti Kebijakan Umrah Satu Pintu atau one gate policy (OGP) menggunakan Asrama Haji Pondok Gede Jakarta sebagai lokasi screening kesehatan 1×24 jam sebelum keberangkatan.
4 jemaah tersebut diberangkatkan melalui travel perjalanan umrah PT Wahida Tenrisau Indah. 4 jemaahnya asal Kaltara tersebut diantaranya 1 orang dari Tarakan dan 3 merupakan warga Bulungan.
“Empat jamaah ini merupakan uji keberangkatan perdana jamaah umrah asal Provinsi Kaltara di masa pandemi Covid-19 ,” Ungkap Aslan saat ditemui tarakantv.co.id pada Kamis (13/01/2022).
Keberangkatan menuju Arab Saudi menggunakan maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Adapun biaya umrah di yakni sebesar Rp 30-41 juta.
Aslam mengatakan, setibanya di Arab Saudi, jamaah mesti menjalani beberapa tes PCR dan karantina selama lima hari. Kebijakan itu, sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus Covid-19.
Diakui Aslan, jamaah yang melakukan keberangkatan perdana ini telah melakukan sejumlah rangkaian proses screening kesehatan. Mulai dari tes kesehatan dan kelengkapan jumlah dosis vaksinasi Covid-19.
Aslam menyebut Travel dan jamaah umroh wajib menaati kebijakan pemerintah Indonesia dan Arab Saudi selama masa pandemi, sebab hal itu bisa berdampak pada pelaksanaan haji tahun ini agar bisa terealisasi.
Karena itu, pihaknya terus melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan dan karantina para jamaah umrah oleh agen travel, guna mencegah penyebaran virus Covid-19 utamanya varian Omicron masuk dibumi Benuanta Kaltara.
“Kalau agen travel dan jamaah menaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah Indonesia-Arab Saudi, Insya Allah pelaksanaan haji pada tahun ini bisa terealisasi,” Ucapnya.
Berdasarkan informasi, Kemenag Kota Tarakan memberangkatkan jamaah umrah ke Arab Saudi usai larangan penerbangan langsung dicabut per 1 Desember 2021 pada 13 Januari 2022. Saat ini ada 800-an calon jamaah umrah yang berstatus waiting list selama masa pandemi.











Discussion about this post