TARAKAN – Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Kota Tarakan menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (Kyu) pada Minggu (26/7/2026) di SMA Negeri 1 Tarakan. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 113 karateka dari berbagai tingkatan sabuk sebagai bagian dari proses pembinaan dan evaluasi kemampuan atlet.
Pelaksanaan ujian berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Para peserta mengikuti berbagai materi ujian yang meliputi teknik dasar (kihon), jurus (kata), hingga pertarungan (kumite), sesuai dengan jenjang sabuk yang diikuti.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua INKAI Kota Tarakan, Ridwan Hardadi, yang memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti ujian dengan sungguh-sungguh serta menjadikan proses kenaikan tingkat sebagai bagian dari pembentukan karakter seorang karateka.
Ridwan Hardadi mengatakan, ujian kenaikan tingkat bukan sekadar penilaian untuk memperoleh sabuk baru, tetapi juga menjadi tolok ukur perkembangan kemampuan, kedisiplinan, dan mental setiap karateka selama menjalani latihan.
“Kenaikan tingkat bukan hanya tentang perubahan warna sabuk, tetapi bagaimana setiap karateka mampu menunjukkan hasil latihan, kedisiplinan, serta sikap yang baik. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan maksimal dan terus berlatih untuk mengharumkan nama INKAI Tarakan di berbagai ajang,” ujar Ridwan Hardadi.
Menurutnya, pembinaan yang dilakukan secara berjenjang melalui ujian kenaikan tingkat menjadi salah satu upaya INKAI Tarakan dalam mencetak atlet-atlet karate yang berprestasi sekaligus memiliki karakter disiplin, tangguh, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
Melalui kegiatan ini, INKAI Tarakan berharap semangat para karateka untuk terus berlatih semakin meningkat sehingga mampu melahirkan atlet-atlet yang dapat mengharumkan nama Kota Tarakan, baik di tingkat provinsi maupun nasional. (RF)








Discussion about this post