TANJUNG SELOR – Suasana pagi di kawasan Tebu Kayan, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, berubah semarak pada Minggu (20/4/2025).
Gelaran Car Free Day, yang rutin digelar untuk mewujudkan ruang publik yang hijau dan ramah, menjadi panggung bagi Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltara untuk menggelorakan kampanye tertib berlalu lintas.
Acara ini tak hanya menyedot perhatian warga setempat, tetapi juga menghadirkan nuansa edukasi yang dikemas secara atraktif.
Dengan semangat “Jalan Raya Milik Bersama”, Ditlantas Polda Kaltara mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan di jalan.
Kampanye ini menyoroti pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor, menghindari kebiasaan menerobos lampu merah, hingga tidak menggunakan ponsel saat menyetir.
“Tindakan sederhana seperti ini mungkin terlihat sepele, tetapi dampaknya sangat besar. Tertib berlalu lintas bukan hanya soal mematuhi aturan, tetapi juga wujud kepedulian terhadap keselamatan diri dan orang lain,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Kaltara, Kombes Pol M Syarhan, di sela-sela acara.
Lebih dari sekadar kampanye, Ditlantas Polda Kaltara juga menghadirkan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Beragam informasi disampaikan, mulai dari prosedur pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), pembayaran atau perpanjangan pajak kendaraan, hingga proses penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).
Tak hanya itu, booth khusus disediakan untuk memperkenalkan layanan percetakan dokumen resmi kendaraan, yang menjadi salah satu kebutuhan penting bagi pemilik kendaraan bermotor.
Suasana semakin meriah dengan kehadiran program “Polisi Sahabat Anak”.
Dalam kegiatan ini, anak-anak diajak untuk mengenal lebih dekat dunia kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas. Mereka diperkenalkan pada kendaraan operasional Ditlantas, seperti mobil patroli dan sepeda motor dinas, yang menjadi daya tarik tersendiri.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya melihat polisi sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat yang melindungi mereka di jalan raya,” tambah Kombes Syarhan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Ditlantas Polda Kaltara untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Selain mempererat hubungan, inisiatif ini juga bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meminimalkan fatalitas akibat laka lantas di wilayah Kalimantan Utara.
Data internal kepolisian menunjukkan bahwa banyak kecelakaan terjadi akibat kurangnya kesadaran pengendara terhadap aturan lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm atau mengabaikan rambu. Melalui Car Free Day, pesan-pesan edukasi ini disampaikan dengan cara yang lebih santai dan mudah diterima masyarakat.
Antusiasme warga terlihat dari ramainya pengunjung yang memadati kawasan Tebu Kayan sejak pagi. Mulai dari keluarga yang berolahraga, anak muda yang bersepeda, hingga lansia yang menikmati udara segar, semuanya turut menyimak kampanye dan memanfaatkan layanan yang disediakan.
“Saya senang ada acara seperti ini. Selain bisa olahraga, saya juga dapat informasi tentang perpanjangan SIM tanpa harus ke kantor polisi,” ujar Rina, salah seorang warga Tanjung Selor yang hadir bersama keluarganya.
Gelaran ini juga menjadi wujud komitmen Polda Kaltara dalam mendukung transformasi ruang publik yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Dengan menggabungkan edukasi, pelayanan, dan hiburan, Car Free Day di Tebu Kayan tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga sarana untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya tertib berlalu lintas.
Ke depan, Ditlantas Polda Kaltara berencana untuk terus menggelar kegiatan serupa di berbagai wilayah, guna memperluas jangkauan kampanye dan pelayanan kepada masyarakat. (*)
Reporter : Arif Rusman











Discussion about this post