NUNUKAN – Sebagai bank sentral, Bank Indonesia (BI) tidak hanya berkomitmen menjaga stabilitas nilai rupiah, tetapi juga berperan aktif dalam membangun fondasi perekonomian jangka panjang melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) di berbagai daerah.
Salah satu wujud nyata dari komitmen ini adalah kegiatan BI Literasi yang digelar Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) BI Kalimantan Utara (Kaltara) di SDN 004 Krayan Barat, Kabupaten Nunukan.
Kegiatan BI Literasi ini mencakup pengenalan Perpustakaan Digital Bank Indonesia (Ibi Library), penyaluran bahan bacaan cetak, serta pembacaan puisi bertajuk Rupiah dalam Diksi.
Program ini dirancang untuk meningkatkan literasi keuangan dan kompetensi masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah perbatasan
“Harapannya, siswa di perbatasan tetap dapat bersaing dengan generasi di wilayah lain melalui perluasan akses literasi ini,” ujar Kepala Kpw Bank Indonesia Kaltara, melalui Deputi Kepala Perwakilan yang memimpin tim ekspedisi BI Literasi, Seno Indarto
Inisiatif ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala SDN 004 Krayan Barat, Murdani, menyampaikan apresiasi atas perhatian BI terhadap pendidikan di wilayah terpencil.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Bank Indonesia, khususnya untuk dunia pendidikan di perbatasan seperti kami. Akses perpustakaan digital ini tidak hanya menjadi sumber bacaan, tetapi juga referensi tambahan bagi guru dalam mengembangkan bahan ajar,” ungkap Murdani.
Melalui program ini, KPw BI Kaltara menegaskan peran strategisnya dalam mendorong peningkatan kapasitas SDM di Kalimantan Utara.
Upaya ini sejalan dengan misi BI untuk memperkuat literasi keuangan sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi berkelanjutan, khususnya di daerah-daerah tertinggal dan perbatasan.
Kegiatan BI Literasi di SDN 004 Krayan Barat menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan dan literasi keuangan, sekaligus memperkokoh fondasi ekonomi nasional dari akar rumput. (*)
Reporter : Arif Rusman













Discussion about this post