KOTA TARAKAN – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kota Tarakan bersama Panitia Ikatan Mahasiswa Sebatik (IMS), TBM Indonesia, Imbipu Kaltara, serta berbagai organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan menggelar aksi penanaman pohon di kawasan Hutan Lindung Wisata Gunung Selatan, Kota Tarakan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Utara, Nur Laila, serta sejumlah tamu undangan dari instansi pemerintah, organisasi masyarakat, mahasiswa, komunitas lingkungan, Ketua Imbipu Kaltara Sahbudiman, dan berbagai elemen masyarakat lainnya yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian alam.
Aksi penanaman pohon ini menjadi bentuk nyata kepedulian bersama terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya menjaga kawasan hutan lindung sebagai salah satu paru-paru kota dan destinasi wisata alam di Tarakan. Dalam kegiatan tersebut, para tamu undangan secara simbolis menanam empat jenis bibit pohon yang telah disiapkan panitia. Penanaman dilakukan di sejumlah titik kawasan hutan lindung sebagai bagian dari program rehabilitasi dan penghijauan lingkungan.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Utara, Nur Laila, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah, mahasiswa, komunitas, dan berbagai organisasi yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, upaya menjaga kelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kegiatan penanaman pohon yang dilakukan hari ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan sumber daya alam yang kita miliki. Pohon yang ditanam hari ini mungkin manfaatnya tidak langsung kita rasakan, namun beberapa tahun ke depan akan memberikan dampak besar bagi kualitas lingkungan, ketersediaan air, serta kehidupan generasi mendatang. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui tindakan-tindakan sederhana yang berdampak positif bagi alam,” ujar Nur Laila.
Selain sebagai upaya penghijauan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian kawasan hutan lindung. Melalui kolaborasi antara pemerintah, mahasiswa, dan berbagai organisasi, diharapkan semangat menjaga lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.
Dengan adanya aksi penanaman pohon ini, kawasan Hutan Lindung Gunung Selatan diharapkan tetap terjaga kelestariannya serta mampu memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat Kota Tarakan di masa yang akan datang. (RF)








Discussion about this post