TARAKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tarakan mengungkapkan sebanyak 17 Sekolah telah siap melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. Meski sudah menyatakan siap, sejumlah tahapan harus diikuti agar dinyatakan memenuhi syarat untuk menggelar KBM tatap muka.
Verifikasi dilakukan oleh tim yang dari Disdikbud Tarakan, guna melihat sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan. Seperti fasilitas cuci tangan dan hand sanitizer dan alat pengecekan suhu tubuh.
Pihak sekolah juga harus memperhatikan pengaturan jarak antar peserta didik di kelas, dan memastikan penggunaan masker selama melakukan aktivitas di sekolah.
Namun tahapan yang harus dilewati masih cukup panjang. Usai verifikasi, pihak sekolah juga harus mengantongi izin untuk membuka KBM tatap muka dari Wali Kota Tarakan.
“Kalau sudah izinnya keluar, berarti sekolah tersebut siap melaksanakan belajar tatap muka. Sekolah itu rencana verifikasi dilakukan Minggu depan. mudah-mudahan bisa dilakukan dan akan atur jadwalnya,” terang Kepala Disdikbud Tarakan, Tajuddin Tuwo.
Disdikbud Tarakan juga akan menggelar simulasi pembelajaran tatap muka, untuk memastikan seluruh protokol kesehatan diterapkan oleh pihak sekolah kepada peserta didik.
“Diadakan simulasi untuk melihat bagaimana anak-anak belajar. Pak Wali rencana juga akan hadir,” jelas dia.










Discussion about this post