Tarakan – Upaya Pemerintah Kota Tarakan dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas terus menjadi perhatian dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., saat menjadi narasumber dalam Program Tarakan HIBOT, Senin (14/9/2026).
Dalam dialog yang diproduksi di Studio Podcast DKISP Kota Tarakan tersebut, Khairul menjelaskan sejumlah langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Program Tarakan HIBOT sendiri hadir melalui siaran dialog bertema “Membangun Tarakan, Melayani Masyarakat” yang tayang setiap Sabtu pukul 16.00 WITA.
Khairul mengatakan, sektor kesehatan menjadi salah satu bidang yang terus mendapatkan perhatian pemerintah. Penguatan fasilitas dan infrastruktur kesehatan serta upaya memastikan masyarakat memperoleh jaminan kesehatan telah dilakukan sejak periode kepemimpinannya sebelumnya.
Komitmen itu kemudian kembali dilanjutkan pada periode pemerintahan saat ini. Pemerintah Kota Tarakan tidak hanya berupaya mempertahankan capaian yang telah ada, tetapi juga mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan agar dapat berkembang menuju pelayanan dengan standar berkelas dunia.
Kinerja tersebut turut mendapatkan pengakuan dengan diraihnya penghargaan Terbaik II tingkat kota untuk kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch 2 Regional Kalimantan.
Menurut Khairul, capaian tersebut seharusnya menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus melakukan pembenahan. Penghargaan dinilai bukan sebagai akhir dari proses, melainkan dorongan untuk memberikan layanan yang semakin baik kepada masyarakat.
“Penghargaan ini kita jadikan motivasi untuk terus berbenah. Ukuran keberhasilan pemerintah tetap bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan yang semakin baik,” ujar Khairul.
Ia juga menilai setiap daerah memiliki keunggulan dan pengalaman yang dapat dijadikan referensi dalam membangun daerah. Karena itu, pemerintah daerah perlu membuka ruang kolaborasi dan saling berbagi pengalaman agar berbagai inovasi dapat dikembangkan bersama.
“Kita tidak perlu melihat keberhasilan daerah lain sebagai persaingan. Justru apa yang sudah baik bisa kita jadikan contoh dan kita kembangkan sesuai kebutuhan Tarakan,” tuturnya.
Lebih lanjut, peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga disebut menjadi bagian penting dari agenda pembangunan Tarakan. Khairul menilai aparatur pemerintah memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu penggerak utama dalam menerjemahkan kebijakan dan program pembangunan agar dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat. (RF)








Discussion about this post