TARAKAN – Wali Kota Tarakan, Khairul, menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Pembudayaan Keamanan Pangan di sekolah-sekolah Kota Tarakan, Rabu (26/11/2025). Acara yang diinisiasi Balai POM Tarakan tersebut berlangsung di Aula KPKNL dan diikuti jajaran pemerintah daerah serta perwakilan sekolah peserta program.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota menegaskan bahwa isu keamanan pangan merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Ia menyatakan bahwa pemerintah terus berupaya memperkuat pengawasan pangan agar masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, terhindar dari produk yang berisiko.
“Kita ingin memastikan bahwa apa yang dikonsumsi oleh anak-anak kita benar-benar aman. Edukasi tentang keamanan pangan perlu dimulai dari sekolah agar menjadi kebiasaan sejak dini,” ungkap Khairul.
Ia menambahkan bahwa produk pangan saat ini semakin beragam, termasuk yang masuk dari luar daerah. Karena itu, ia mengimbau seluruh warga sekolah untuk membiasakan diri menerapkan langkah pengecekan sederhana melalui prinsip Cek KLIK.
“Cek kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa harus menjadi kebiasaan setiap kali membeli produk pangan, terutama makanan kemasan,” tegasnya.
Pada kegiatan Monev tersebut, Balai POM Tarakan juga memberikan laporan pendampingan terhadap tujuh sekolah yang telah menjalankan program keamanan pangan, yaitu SMPN 1, SMPN 2, SMPN 4, SDN Utama 1, SDN 03, SDN 17, dan SDN 41. Pendampingan tersebut meliputi edukasi mengenai pangan aman, pembinaan kantin sekolah, serta penerapan kebiasaan Cek KLIK di lingkungan sekolah.
Wali Kota menyampaikan apresiasinya kepada sekolah-sekolah tersebut dan berharap upaya ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain di Tarakan. Ia juga menekankan pentingnya evaluasi berkala untuk memastikan program berjalan konsisten.
Acara turut dihadiri Sekretaris Daerah, para Asisten Pemerintah Kota, Kepala Balai POM Tarakan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, serta kepala sekolah peserta program. (*)













Discussion about this post