TARAKAN – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M yang digelar di Masjid Nurul Falah, Kelurahan Juwata Permai, Kota Tarakan.
Acara ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk merenungkan nilai-nilai luhur yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, sekaligus mempererat tali persaudaraan di tengah tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Khairul mengajak seluruh warga Tarakan untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai sarana memperkuat tiga pilar persaudaraan, ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama umat Islam), ukhuwah insaniyah (persaudaraan antarmanusia), dan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan kebangsaan).
Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan ini menjadi kunci untuk menjaga harmoni dan mendukung pembangunan daerah.
“Cinta kepada tanah air adalah bagian dari keimanan. Wujud nyata dari cinta ini adalah semangat untuk terus membangun dan menjaga apa yang telah kita raih bersama,” ujar Khairul di hadapan ratusan jemaah yang memadati masjid.
Khairul juga menyampaikan pesan penting terkait kondisi ekonomi nasional yang tengah mengalami tekanan. Ia mengingatkan masyarakat untuk tetap sabar dan menjaga kondusivitas kota agar pembangunan yang telah dirintis dapat terus berjalan.
Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah, baik melalui partisipasi dalam program pemerintah maupun inisiatif mandiri.
Ia mencontohkan pentingnya menjaga lingkungan, mendukung usaha kecil menengah (UKM), serta mematuhi aturan demi terciptanya iklim yang kondusif bagi investasi dan pertumbuhan ekonomi.
Peringatan Maulid Nabi di Masjid Nurul Falah diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk pembacaan shalawat, ceramah agama, dan doa bersama.
Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, ulama, serta ratusan warga dari berbagai kalangan. Suasana khidmat namun penuh kehangatan terasa saat jemaah bersama-sama mengenang akhlak mulia Rasulullah SAW.
Tarakan, yang dikenal sebagai kota multikultural dengan penduduk dari berbagai suku dan agama, telah lama menjadi contoh harmoni dalam keberagaman.
Peringatan Maulid Nabi ini menjadi salah satu wujud nyata bagaimana nilai-nilai keagamaan dapat menjadi pemersatu di tengah pluralitas masyarakat.
Wali Kota Khairul menegaskan bahwa pemerintah kota akan terus mendukung kegiatan keagamaan dan budaya sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas Tarakan sebagai kota yang inklusif.
Ia juga berharap peringatan Maulid Nabi ini dapat menginspirasi masyarakat untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah, seperti kesabaran, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama. (*)
Reporter : Arif Rusman








Discussion about this post