KALTIM – Staf Khusus Menteri Kemenimipas (Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan), Heru Dwi Pratondo, bersama Tenaga Ahli Menteri Bidang Isu-Isu Strategis, Rahmad Wahyudi, menggelar penguatan kinerja dan reformasi birokrasi di Kalimantan Timur.
Kegiatan ini menyasar jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (DitjenPAS) dan Direktorat Jenderal Imigrasi (DitjenIM) Kaltim, serta seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT). Acara digelar secara luring di Samarinda dan daring melalui Zoom, Rabu (13/8/2025).
Kepala Kanwil DitjenPAS Kaltim, Hernowo Sugiastanto, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman jajarannya terhadap tugas dan fungsi yang diemban.
“Saya harap semua yang hadir, baik secara luring maupun daring, memperhatikan setiap paparan. Ilmu ini harus diimplementasikan dalam tugas kedinasan untuk mewujudkan Kemenimipas yang maju, humanis, dan berdaya guna,” tegas Hernowo.
Dalam paparannya, Heru Dwi Pratondo menekankan pentingnya nilai-nilai dalam Asta Cita Presiden dan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Ia menegaskan bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar prosedur, melainkan perubahan paradigma.
“Reformasi birokrasi harus efektif, cepat, dan adaptif terhadap situasi serta kondisi,” ujar Heru.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antarinstansi, baik internal maupun eksternal, untuk mencapai target kinerja yang telah ditetapkan.
“Keberhasilan target kinerja bergantung pada kolaborasi dengan instansi pemerintah, swasta, dan pihak lain di wilayah,” lanjutnya.
Heru dan Rahmad berharap jajaran Kemenimipas di Kaltim dapat memaksimalkan kinerja untuk menegakkan hukum berkualitas demi Indonesia Maju 2045.
“Jika petugas pemasyarakatan memiliki integritas dan jiwa pengabdian, kita bisa membimbing warga binaan menjadi individu yang lebih baik dan produktif untuk pembangunan bangsa,” tegas Heru. (*)
Reporter : Arif Rusman












Discussion about this post