NUNUKAN – Kecelakaan kapal terjadi di Perairan Pancang Kuning, Kelurahan Balansiku, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), pada Rabu (13/8/2025) dini hari. Akibat kejadian ini, satu korban atas nama Firmansyah (45) ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan pada Kamis (14/8/2025).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan, Syahril, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat kapal yang membawa tiga orang sedang memukat rumput laut di perairan tersebut.
“Pada pukul 01.30 WITA, kapal diterjang angin kencang dan badai, menyebabkan kapal terbalik. Dua orang selamat, namun satu korban hilang,” ujarnya.
Berdasarkan laporan yang diterima Pos SAR Nunukan pada pukul 06.15 WITA dari Rajawali, teman korban, kecelakaan tersebut terjadi di koordinat 3°53’23.18″N 117°53’54.80″E, sekitar 18,55 mil laut dari Pos SAR Nunukan.
“Jarak tempuh ke lokasi kejadian sekitar satu jam menggunakan perahu,” tambah Syahril.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Nunukan, Polairud Nunukan, Lanal Nunukan, BPBD Nunukan, Polres Nunukan, serta dukungan keluarga dan masyarakat setempat, langsung bergerak ke lokasi kejadian.
Pada pukul 12.30 WITA, korban Firmansyah berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di koordinat 03°54’37.4″N 117°52’33.4″E, sekitar 1,84 mil laut dari lokasi kejadian awal.
“Korban dievakuasi ke RS Pratama Sebatik untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Syahril.
Setelah itu, pada pukul 13.00 WITA, tim SAR melaksanakan debriefing dan mengusulkan penutupan operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing.
Dalam operasi ini, tim SAR menggunakan alat dan perlengkapan seperti Rescue Car Compartment, Rescue Buoyancy Boat (RBB) Pos SAR Nunukan, peralatan medis, dan empat unit alat komunikasi.
“Tidak ada faktor penghambat selama operasi, dan kondisi cuaca di lokasi cerah,” ungkap Syahril. (*)
Reporter : Arif Rusman













Discussion about this post