TARAKAN – Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara mendadak ramai dikunjungi puluhan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kota Tarakan. Bukan untuk demonstrasi, melainkan momentum sinergi hangat melalui Coffee Morning yang melahirkan inisiatif anti-narkoba baru.
Kepala BNNP Kaltara, Brigjen Pol Tatar Nugroho, memimpin pertemuan kekeluargaan itu, di mana kedua belah pihak bertukar gagasan tentang peran masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.
Suasana santai, diselingi secangkir kopi, justru menghasilkan ide segar. Program “Pendekar Bersinar” (Pendekar Bersih Narkoba).
Inisiatif ini mengintegrasikan semangat bela diri PSHT dengan kampanye BNNP untuk ciptakan lingkungan organisasi bebas narkoba.
“Kunjungan ini bukti komitmen PSHT sebagai mitra strategis. Kita tak hanya bicara, tapi langsung wujudkan aksi nyata,” ujar Brigjen Tatar Nugroho usai pertemuan.
Ia menambahkan, program “Pendekar Bersinar” akan fokus edukasi internal PSHT, mulai dari pelatihan anti narkoba hingga patroli relawan di lingkungan cabang.
PSHT Kota Tarakan menyatakan kesiapan bentuk Relawan Anti Narkoba di tingkat ranting.
Langkah ini diharapkan jadi teladan bagi organisasi kemasyarakatan lain di Kaltara, yang kaya akan potensi pemuda tapi rentan ancaman lintas batas.
Sebagai ikatan lanjutan, BNNP Kaltara dan PSHT Tarakan akan segera tandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk kerjasama berkelanjutan.
Sinergi ini tak hanya perkuat jaringan pencegahan, tapi juga bangun Kaltara sebagai wilayah pionir Bersih Narkoba, lindungi generasi muda dari jerat barang haram yang mengancam masa depan. (*)
Reporter : Arif Rusman











Discussion about this post