• Iklan & Advetorial
  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Tarakan TV
Advertisement Banner
  • Home
  • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • ADV
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Tarakan TV
  • Opini
Tarakan TV
  • Home
  • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • ADV
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Tarakan TV
  • Opini
No Result
View All Result
Tarakan TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Tarakan TV
  • Opini
Home Tarakan

Komisi II Desak Penyaluran Bantuan Nelayan dan Pembudidaya Tepat Sasaran

by Arif Rusman
15/10/2025
in Tarakan
A A
Komisi II Desak Penyaluran Bantuan Nelayan dan Pembudidaya Tepat Sasaran

TARAKAN – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan menyoroti masalah penyaluran bantuan alat tangkap dan budidaya perikanan, mendesak pemerintah setempat untuk lebih tepat sasaran dalam mengidentifikasi penerima yang benar-benar membutuhkan.

Kunjungan kerja ke Dinas Perikanan Kota Tarakan, yang dipimpin Ketua Komisi II Simon Patino, diterima oleh Kepala Dinas Ardiansyah beserta jajarannya.

Baca Juga

Wali Kota Tutup Workshop Tari Jepin PAUD

210 Anak Terima Santunan Lebaran BAZNAS

Wali Kota Serahkan Bonus bagi Juara MTQ X Kaltara

Fokus utama adalah reformasi pola penyaluran bantuan dan penataan data nelayan untuk menghindari penyalahgunaan.

Anggota Komisi II Abdul Kadir menekankan perlunya perubahan pola pikir di kalangan legislatif dan eksekutif, agar lebih fokus pada kemandirian daerah dengan mengidentifikasi kebutuhan spesifik masyarakat di sektor perikanan.

“Hari ini kami koordinasi perikanan, maka kami berbicara tentang budidaya dan alat tangkap,” ujar Abdul Kadir.

Ia mengklasifikasikan nelayan menjadi tiga tipe: abal-abal yang menjual bantuan segera setelah diterima, musiman yang melaut secara tidak tetap, dan murni yang benar-benar bergantung pada hasil tangkapan untuk nafkah keluarga.

Menurutnya, nelayan murni sering terlewatkan dalam distribusi bantuan.

“Ini yang sebenarnya yang perlu dibantu, yaitu nelayan yang betul-betul memang menghidupi keluarganya dari hasil tangkapnya,” tegas Abdul Kadir.

Komisi II meminta data spesifik mengenai persentase nelayan tangkap murni serta jumlah bantuan yang telah disalurkan dari APBN, APBD provinsi, dan APBD kota setiap tahun.

Kepala Dinas Perikanan Ardiansyah membenarkan adanya masalah klasik ini, termasuk penjualan kembali bantuan hanya dalam hitungan hari.

“Ini memang persoalan klasik yang ada di kami. Memang agak repotnya di sana, baru diberikan tiga hari setelah itu sudah dijualnya,” katanya.

Ia menjelaskan kesulitan dalam menyerap anggaran bantuan tahun ini akibat pengetatan SOP dan persyaratan administrasi, meskipun alokasi dana melimpah dari berbagai sumber.

Kelompok penerima harus minimal berusia satu tahun dan belum menerima bantuan tahun sebelumnya.

Plt Kabid Perikanan Tangkap dan Pengawasan Sumber Daya Perikanan Eka Astuti menyebut dari 5.215 pelaku usaha perikanan, sekitar 3.800 adalah nelayan, tapi tidak semua tergabung dalam KUBE aktif.

Kendala lain termasuk kelengkapan dokumen seperti Kartu Kusuka, jaminan kesehatan, dan bukti kepemilikan perahu.

Rincian bantuan tahun ini mencakup 11 kelompok dari APBD Perubahan Kota Tarakan, 7 dari APBD provinsi, dan 7 dari APBN untuk perikanan tangkap.

Sektor budidaya dan pengolahan lebih mudah disalurkan, dengan puluhan paket bantuan untuk rumput laut, tambak, air tawar, serta pengolahan dan pemasaran.

Kunjungan ini diharapkan mendorong strategi baru untuk verifikasi penerima bantuan, sehingga lebih efektif dan tepat sasaran bagi nelayan murni di Tarakan, yang merupakan wilayah perbatasan dengan potensi ekonomi perikanan tinggi. (*)

Reporter : Arif Rusman

Related Posts

Wali Kota Tutup Workshop Tari Jepin PAUD

Wali Kota Tutup Workshop Tari Jepin PAUD

by Rengga Kozazih
15/08/2026
0

TARAKAN – Upaya mengenalkan dan menjaga keberadaan seni budaya daerah terus dilakukan Pemerintah Kota Tarakan. Salah satunya melalui Workshop Tari...

210 Anak Terima Santunan Lebaran BAZNAS

210 Anak Terima Santunan Lebaran BAZNAS

by Rengga Kozazih
15/08/2026
0

TARAKAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tarakan menggelar kegiatan Pembagian Kado Lebaran Bareng Yatim dan Dhuafa di Aula...

Wali Kota Serahkan Bonus bagi Juara MTQ X Kaltara

Wali Kota Serahkan Bonus bagi Juara MTQ X Kaltara

by Rengga Kozazih
14/08/2026
0

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan memberikan bonus kepada para kafilah yang berhasil meraih prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) X...

Dinkes  Perkuat Imunisasi untuk Cegah Penyebaran Campak

Dinkes  Perkuat Imunisasi untuk Cegah Penyebaran Campak

by Rengga Kozazih
14/08/2026
0

TARAKAN – Dinas Kesehatan Kota Tarakan terus melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir penyebaran penyakit campak di wilayah Kota Tarakan. Salah...

Disperinaker Data Petugas TPS3R untuk BPJS Ketenagakerjaan

Disperinaker Data Petugas TPS3R untuk BPJS Ketenagakerjaan

by Rengga Kozazih
14/08/2026
0

TARAKAN – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Tarakan melakukan pendataan terhadap petugas Tempat Pengolahan Sampah dengan prinsip Reduce,...

Jembatan Merah Putih Presisi Tarakan Resmi Digunakan

Jembatan Merah Putih Presisi Tarakan Resmi Digunakan

by Rengga Kozazih
13/08/2026
0

TARAKAN – Jembatan Merah Putih Presisi yang berada di Jalan Cahaya Baru, Gang Saromese, RT 4, Kelurahan Karang Harapan, resmi...

Next Post
Ricky Valentino Pimpin Migrasi Politik, Eks Relawan AMIN Ramai Gabung PSI

Ricky Valentino Pimpin Migrasi Politik, Eks Relawan AMIN Ramai Gabung PSI

Warga Desak Betonisasi Jembatan Kayu yang Lapuk di Pantai Amal

Warga Desak Betonisasi Jembatan Kayu yang Lapuk di Pantai Amal

Ketua DPRD Kaltara Bantah Sebut Anggaran Perjalanan Dinas Rp 185 Miliar

Ketua DPRD Kaltara Bantah Sebut Anggaran Perjalanan Dinas Rp 185 Miliar

Discussion about this post

Popular Post

  • Wali Kota Tutup Workshop Tari Jepin PAUD

    Wali Kota Tutup Workshop Tari Jepin PAUD

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • 210 Anak Terima Santunan Lebaran BAZNAS

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Wali Kota Serahkan Bonus bagi Juara MTQ X Kaltara

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Sampah Viral di Pasar Tenguyun Bukan di Depo, Ini Penjelasan PT Meris

    346 shares
    Share 138 Tweet 87
  • Dinkes  Perkuat Imunisasi untuk Cegah Penyebaran Campak

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
Memberikan informasi terkini dan akurat. dengan slogan "Terdepan, Melayani Sepenuh Hati" menjadi semangat kami dalam menyampaikan informasi kepada pembaca

Rubrik

  • Budaya
  • Bulungan
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Kesehatan
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • Tarakan TV

Berita Terbaru

Wali Kota Tutup Workshop Tari Jepin PAUD

Wali Kota Tutup Workshop Tari Jepin PAUD

15/08/2026
210 Anak Terima Santunan Lebaran BAZNAS

210 Anak Terima Santunan Lebaran BAZNAS

15/08/2026
  • Iklan & Advetorial
  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan

© 2025 Perumda Tarakan Media Telekomunikasi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • ADV
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Tarakan TV
  • Opini

© 2025 Perumda Tarakan Media Telekomunikasi.