TARAKAN – Harga emas kian melonjak di tengah ketidakpastian perekonomian dunia. Seiring dinamika tersebut, PT Pegadaian Syariah Tarakan menawarkan solusi investasi yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga selaras dengan prinsip syariah.
Solusi itu ialah layanan bank emas, produk yang memungkinkan masyarakat Indonesia menabung emas mulai dari Rp 10 Ribu. Praktis menjadikan logam mulia sebagai pilar stabilitas keuangan bagi masyarakat. Sejalan dengan ikhtiar tekun pegadaian syariah dalam misi #mengEMASkanindonesia.
Melalui produk seperti deposito emas, pinjaman modal kerja emas, perdagangan emas, serta Jasa Titipan emas Korporasi, layanan ini menggerakkan roda ekonomi lokal, sesuai dengan visi “Bersama Pegadaian mengEMASkan Indonesia”.
Pimpinan Cabang Syariah Tarakan, Syaini, menegaskan peran strategis emas dalam perekonomian individu.
“Emas sangat penting sebagai penyeimbang neraca keuangan. Sewaktu-waktu butuh dana, emas atau tabungan emas bisa digunakan untuk rahn (gadai) dengan marhun (biaya jasa) yang fleksibel sesuai keinginan nasabah,” ujarnya saat ditemui di outlet Pegadaian Syariah Tarakan, Senin (22/9/2025).
Layanan Bank Emas Pegadaian Syariah adalah terobosan dalam demokratisasi investasi. Tabungan Emas memungkinkan konversi dana mulai Rp 10 ribu menjadi emas dengan satuan terkecil 0,01 gram.
Cicil Emas menawarkan pembelian emas secara angsuran, sementara Konsinyasi Emas memfasilitasi penjualan emas dengan harga kompetitif.
Layanan Bank Emas Pegadaian Syariah juga mendukung pembelian logam mulia berkualitas tinggi. Terutama yang diproduksi oleh Galeri 24, anak perusahaan Pegadaian yang berperan sebagai penyuplai utama dan penyokong brand emas mulia resmi.
Semua layanan ini terintegrasi dalam aplikasi Pegadaian Digital yang memungkinkan transaksi cepat, aman, dan sesuai prinsip syariah.
“Prinsip syariah kami mendukung berbagai kebutuhan, baik konsumtif maupun investasi jangka panjang. Marhun sifatnya fleksibel, tergantung keinginan nasabah,” jelas Pimpinan Syariah Tarakan.
Ia menambahkan bahwa emas berperan ganda, sebagai aset investasi yang tahan inflasi dan sebagai solusi likuiditas.
Dengan prinsip syariah yang bebas riba, Bank Emas Pegadaian Syariah menjadi solusi untuk menghapus praktik rentenir, memberikan akses pembiayaan yang adil dan transparan bagi masyarakat.
“Kalau nasabah butuh dana cepat, emas atau tabungan emas bisa digadaikan dengan proses mudah dan bebas riba,” katanya.
Dari perspektif ekonomi, emas memiliki daya tarik unik. Pimpinan Syariah Tarakan menekankan urgensi memanfaatkan Bank Emas sebagai strategi pengelolaan keuangan. Sebab dapat menjadikannya aset safe haven di tengah inflasi dan fluktuasi mata uang.
“Harga emas terus melonjak. Jangan tunda lagi untuk berinvestasi. Kami ingin setiap keluarga memiliki tabungan emas. Ini penting untuk stabilitas keuangan, baik saat ini maupun di masa depan,” ujarnya.
Pegadaian Syariah tidak hanya berfokus pada Bank Emas, tetapi juga menawarkan produk lain yang mendukung kebutuhan ekonomi masyarakat. Produk multiguna untuk pegawai dan pembiayaan amanah untuk pembelian motor atau mobil baru juga tersedia.
“Kami punya Arrum Haji untuk tabungan haji, Arrum Syafar untuk wisata religi atau umrah, dan pembiayaan seperti Arrum BPKB untuk kepemilikan kendaraan,” papar Pimpinan Syariah Tarakan.
Namun, Bank Emas tetap menjadi prioritas strategis. Di Tarakan, kota yang mengandalkan perdagangan dan perikanan, Bank Emas menjadi alat untuk memperkuat ketahanan ekonomi lokal.
“Yang kami inginkan adalah masyarakat mulai menabung emas sekarang,” katanya.
Dari sisi makroekonomi, Bank Emas berkontribusi pada inklusi keuangan, sebuah prioritas nasional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Dengan menawarkan akses investasi yang terjangkau, Pegadaian Syariah membantu masyarakat kelas menengah ke bawah membangun aset jangka panjang.
“Emas adalah investasi yang tidak hanya menjaga nilai uang, tetapi juga memperkuat stabilitas ekonomi individu,” ujar Pimpinan Syariah Tarakan.
Layanan Bank Emas Pegadaian Syariah mencerminkan komitmen terhadap inklusi keuangan berbasis syariah. Dengan prinsip bebas riba dan transparansi, layanan ini memastikan keadilan dalam setiap transaksi.
Pimpinan Syariah Tarakan mengajak masyarakat untuk segera memulai investasi emas, mengingat potensi kenaikan harga yang konsisten dan peran emas sebagai aset aman di tengah gejolak ekonomi global.
“Mulailah sekarang. Jangan menunggu lagi untuk berinvestasi,” tegasnya.
Dalam konteks ekonomi nasional, Bank Emas juga mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, sebagaimana ditargetkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Lewat integrasi teknologi digital dan prinsip syariah, Pegadaian Syariah membuka peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam ekosistem ekonomi yang lebih luas.
Pegadaian Syariah mengajak masyarakat untuk memulai investasi emas melalui Bank Emas, sebuah langkah kecil dengan dampak besar. Dengan aplikasi Pegadaian Digital, menabung emas kini semudah mengklik ponsel.
“Emas adalah investasi yang membawa harapan untuk Indonesia yang lebih makmur. Dengan Bank Emas Pegadaian Syariah, setiap rupiah yang ditabung adalah investasi menuju masa depan ekonomi yang lebih stabil dan inklusif,” jelasnya. (*)
Reporter : Arif Rusman













Discussion about this post