• Iklan & Advetorial
  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Tarakan TV
Advertisement Banner
  • Home
  • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • ADV
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Tarakan TV
  • Opini
Tarakan TV
  • Home
  • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • ADV
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Tarakan TV
  • Opini
No Result
View All Result
Tarakan TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Tarakan TV
  • Opini
Home Ekonomi

Rupiah Kokoh di Tengah Gejolak Global, BI Pilih Hold Suku Bunga Acuan

by Arif Rusman
23/10/2025
in Ekonomi
A A
Rupiah Kokoh di Tengah Gejolak Global, BI Pilih Hold Suku Bunga Acuan

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate pada level 4,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) 21-22 Oktober 2025.

Keputusan tersebut, yang juga menjaga suku bunga Deposit Facility di 3,75 persen dan Lending Facility di 5,50 persen, menjadi komitmen BI dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas makroekonomi dan pendorong pertumbuhan, di tengah bayang-bayang ketidakpastian global yang kian menyelimuti.

Baca Juga

Pengemudi Online Dorong Kerja Sama dengan Bandara dan Pelabuhan

UMKM Digital Hajar Perlambatan Global, BI KKB 2025 Gaspol Ekonomi Daerah

KKB 2025 BI Kaltara, UMKM Kreatif Target 8% PDB Nasional

Dalam rilis resminya, BI menekankan bahwa langkah ini selaras dengan proyeksi inflasi yang tetap terkendali dalam koridor 2,5 persen ±1 persen untuk 2025-2026.

“Kami akan terus memantau efektivitas transmisi kebijakan moneter longgar, prospek pertumbuhan ekonomi, serta dinamika nilai tukar rupiah untuk mengoptimalkan ruang penurunan suku bunga ke depan,” demikian disampaikan Departemen Komunikasi BI.

Proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional yang masih di kisaran 4,7-5,5 persen tahun ini menjadi pondasi utama, meski tekanan eksternal seperti perlambatan di Tiongkok dan fluktuasi harga energi global terus menguji ketahanan rupiah.

Untuk memaksimalkan dampak kebijakan, BI menggelar serangkaian strategi operasi moneter yang berorientasi pasar. Pengelolaan suku bunga instrumen moneter dan swap valas dirancang untuk mempercepat penurunan biaya dana perbankan, sehingga suku bunga deposito dan kredit bisa lebih responsif terhadap BI-Rate.

Likuiditas di pasar uang dan perbankan akan ditingkatkan melalui pengurangan penerbitan Sekuritas Rupiah BI (SRBI) serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder secara bertahap. Langkah itu diharapkan menekan spread suku bunga dan mendukung ekspansi kredit.

BI juga memperluas instrumen repo dengan underlying surat berharga berkualitas tinggi dari lembaga jasa keuangan pemerintah, sambil menerbitkan BI-Floating Rate Note (BI-FRN) dan mengembangkan Overnight Index Swap (OIS) untuk tenor lebih panjang.

Inisiatif tersebut bertujuan membangun benchmark suku bunga pasar yang lebih matang, sekaligus memperdalam likuiditas pasar uang dan valuta asing (valas). Akses investor Sukuk BI (SukBI) dibuka lebih luas bagi entitas non-bank dan non-residen, sementara peran Dealer Utama diperkuat untuk mendorong volume transaksi SRBI serta repo antar pelaku pasar.

Pada sisi stabilisasi rupiah, BI siap menggelontorkan intervensi melalui transaksi spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), dan Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar domestik maupun offshore. Pendampingan pembelian SBN di pasar sekunder akan menjaga keseimbangan likuiditas, mencegah gejolak yang berpotensi menular ke sektor riil.

Dalam upaya mempercepat transmisi ke sektor produktif, BI memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) berbasis kinerja, efektif mulai 1 Desember 2025.

Insentif lending channel mencapai puncak 5 persen dari Dana Pihak Ketiga (DPK) untuk penyaluran kredit ke sektor prioritas, meliputi pertanian, industri dan hilirisasi, jasa (termasuk ekonomi kreatif), konstruksi serta real estate, hingga UMKM, koperasi, dan usaha inklusif serta berkelanjutan.

Semua itu sejalan dengan agenda hilirisasi pemerintah. Ditambah interest rate channel hingga 0,5 persen DPK untuk bank yang gesit menyesuaikan suku bunga kredit baru, total insentif bisa menyentuh 5,5 persen DPK.

Pengukuran insentif lending channel juga mempertimbangkan realisasi pertumbuhan kredit dibanding komitmen sebelumnya, sementara interest rate channel bergantung pada kecepatan adaptasi terhadap BI-Rate.

Kebijakan makroprudensial longgar lainnya dipertahankan, seperti Countercyclical Capital Buffer (CCyB) 0 persen, Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) 84-94 persen, Loan to Value (LTV)/Financing to Value (FTV) properti hingga 100 persen, serta uang muka kredit kendaraan bermotor 0 persen (berlaku sepanjang 2026).

Rasio Pendanaan Luar Negeri (RPLN) dibatasi 35 persen dari modal bank, dengan Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) 4 persen plus fleksibilitas repo 4 persen (PLM Syariah 2,5 persen).

Transparansi ditingkatkan lewat publikasi asesmen mendalam Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) per sektor prioritas KLM, yang diharapkan memacu bank lebih agresif dalam mengalokasikan kredit ke usaha kecil-menengah dan industri hilir.

Sistem pembayaran BI tetap diarahkan untuk katalisasi ekonomi melalui ekspansi akseptasi digital. Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2025, yang bersinergi dengan Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE), akan menjadi panggung peluncuran QRIS Tap In/Tap Out, sandbox QRIS bilateral dengan Korea Selatan, program KATALIS P2DD untuk peningkatan literasi digital daerah, serta pengumuman pemenang BI-OJK Hackathon 2025 dan inisiatif QRIS Jelajah Budaya Indonesia.

Di arena internasional, BI memperdalam kolaborasi kebanksentralan, termasuk konektivitas pembayaran berbasis mata uang lokal dan fasilitasi promosi investasi perdagangan sektor unggulan bersama kementerian terkait. Langkah ini diantisipasi memperkuat ekspor non-migas dan menarik FDI ke proyek infrastruktur.

Dengan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran yang holistik, BI menargetkan stabilitas rupiah di kisaran Rp 15.300-Rp 15.500 per dolar AS sambil mendorong pertumbuhan kredit hingga 12-14 persen tahun depan.

Bagi pelaku bisnis, khususnya di sektor UMKM dan manufaktur, ini menjadi sinyal positif untuk ekspansi meski tantangan seperti biaya logistik dan regulasi domestik tetap perlu diatasi.

Pasar menyambut keputusan ini dengan rupiah menguat tipis pagi ini, menandakan optimisme yang mulai pulih di tengah arus global yang bergejolak. (*)

Reporter : Arif Rusman

Related Posts

Pengemudi Online Dorong Kerja Sama dengan Bandara dan Pelabuhan

Pengemudi Online Dorong Kerja Sama dengan Bandara dan Pelabuhan

by Arif Rusman
03/11/2025
0

TARAKAN - Para pengemudi kendaraan online di Kota Tarakan, menyampaikan aspirasi mereka agar bisa mengakses penumpang di Bandara Juwata dan...

UMKM Digital Hajar Perlambatan Global, BI KKB 2025 Gaspol Ekonomi Daerah

UMKM Digital Hajar Perlambatan Global, BI KKB 2025 Gaspol Ekonomi Daerah

by Arif Rusman
03/11/2025
0

TARAKAN - Gelaran puncak Karya Kreatif Benuanta (KKB) 2025 di Tarakan Art and Convention Center (TACC) menjadi momentum strategis bagi...

KKB 2025 BI Kaltara, UMKM Kreatif Target 8% PDB Nasional

KKB 2025 BI Kaltara, UMKM Kreatif Target 8% PDB Nasional

by Arif Rusman
31/10/2025
0

TARAKAN - Dengan tema "Budaya Lestari, Ekonomi Tangguh", Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Utara menggelar Karya Kreatif...

BI-Fast Pimpin Revolusi Transaksi di Kaltara, QRIS Makin Populer

BI-Fast Pimpin Revolusi Transaksi di Kaltara, QRIS Makin Populer

by Arif Rusman
21/10/2025
0

TARAKAN - Sistem Pembayaran Bank Indonesia (SPBI) di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus menunjukkan performa prima sepanjang September 2025, dengan...

Sektor Perbankan Kaltara Catat Ekspansi Pesat di Kuartal III

Sektor Perbankan Kaltara Catat Ekspansi Pesat di Kuartal III

by Arif Rusman
21/10/2025
0

TARAKAN - Sektor perbankan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan ketangguhan pada September 2025, dengan pertumbuhan kredit yang mencapai 55,67...

Ekonomi Kaltara Stabil dengan Deflasi Tipis di Tengah Ancaman Global

Ekonomi Kaltara Stabil dengan Deflasi Tipis di Tengah Ancaman Global

by Arif Rusman
21/10/2025
0

TARAKAN - Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berhasil menjaga stabilitas harga pada September 2025 dengan mencatat deflasi bulanan (month-to-month/mtm) sebesar -0,01...

Next Post
Peringati HUT ke-24, GEPAK Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Pembangunan IKN

Peringati HUT ke-24, GEPAK Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Pembangunan IKN

Gubernur Didaulat Pimpin Sidang Pemilihan Ketua Umum APPSI Periode 2025-2029

Gubernur Didaulat Pimpin Sidang Pemilihan Ketua Umum APPSI Periode 2025-2029

Pemkab dan WRI Indonesia Tindak Lanjuti Kerjasama Program Lingkungan Dan Pertanian Berkelanjutan

Pemkab dan WRI Indonesia Tindak Lanjuti Kerjasama Program Lingkungan Dan Pertanian Berkelanjutan

Discussion about this post

Popular Post

  • IKN Perkuat Kolaborasi Penurunan Stunting di Kaltim, Tekankan Target Percepatan Menyambut Ibu Kota Politik 2028

    IKN Perkuat Kolaborasi Penurunan Stunting di Kaltim, Tekankan Target Percepatan Menyambut Ibu Kota Politik 2028

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Pemkab Bulungan Ajak Perkuat Kebersamaan dan Kerukunan Melalui Safari Natal di Bunyu, Wabup : “Safari Natal adalah Cerminan Sukacita Bersama”

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Upacara Parade Hari Armada RI Tahun 2025 Digelar di Tugu Dwikora Nunukan

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Wali Kota Tarakan Lepas Disability Fun Walk, Ajak Masyarakat Wujudkan Kota Inklusif

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Wali Kota Tarakan Hadiri Pelantikan TP-PKK dan Bunda PAUD Kecamatan-Kelurahan, Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
Memberikan informasi terkini dan akurat. dengan slogan "Terdepan, Melayani Sepenuh Hati" menjadi semangat kami dalam menyampaikan informasi kepada pembaca

Rubrik

  • Budaya
  • Bulungan
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Kesehatan
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • Tarakan TV

Berita Terbaru

IKN Perkuat Kolaborasi Penurunan Stunting di Kaltim, Tekankan Target Percepatan Menyambut Ibu Kota Politik 2028

IKN Perkuat Kolaborasi Penurunan Stunting di Kaltim, Tekankan Target Percepatan Menyambut Ibu Kota Politik 2028

06/12/2025
Pemkab Bulungan Ajak Perkuat Kebersamaan dan Kerukunan Melalui Safari Natal di Bunyu, Wabup : “Safari Natal adalah Cerminan Sukacita Bersama”

Pemkab Bulungan Ajak Perkuat Kebersamaan dan Kerukunan Melalui Safari Natal di Bunyu, Wabup : “Safari Natal adalah Cerminan Sukacita Bersama”

06/12/2025
  • Iklan & Advetorial
  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan

© 2025 Perumda Tarakan Media Telekomunikasi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • ADV
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Tarakan TV
  • Opini

© 2025 Perumda Tarakan Media Telekomunikasi.