Tarakan — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 mengguncang Kota Tarakan pada Rabu (5/11) petang. Guncangan yang terjadi menyebabkan sejumlah rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan, terdapat sedikitnya 17 titik lokasi rumah warga yang terdampak akibat gempa tersebut.
Erik Akbar selaku penyuluh bencana BPBD Kota Tarakan menjelaskan bahwa data 17 titik kerusakan tersebut merupakan hasil asesmen yang dilakukan hingga 6 November pada pukul 11.00 WITA.
“Sebanyak 17 titik kerusakan ini merupakan hasil asesmen yang dilakukan hingga 6 November pukul 11.00 WITA,” ujar Erik.
Dari data sementara, titik kerusakan terparah berada di kawasan Tarakan Timur. Dua rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat di daerah Mamburungan dan Gunung Lingkas.
Erik menambahkan bahwa saat ini BPBD Kota Tarakan masih melakukan pendataan lanjutan terkait bangunan yang terdampak.
“BPBD saat ini masih melakukan pengembangan data terkait bangunan yang terdampak. Setelah proses asesmen selesai, bantuan logistik akan segera diberikan kepada warga yang mengalami kerusakan,” jelasnya. (RF)










Discussion about this post