MALANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) se-Kalimantan menggelar kegiatan Capacity Building Media dan Akademisi Tahun 2026 di Hotel Santika Premiere Malang, Jawa Timur. Acara bertajuk “Penguatan Sinergisitas Komunikasi Jurnalis dan Opinion Maker se-Kalimantan” ini menjadi wadah penting bagi para jurnalis dan akademisi untuk bersama-sama mendukung stabilitas ekonomi daerah.
Dengan mengusung tema “Memperkuat Komunikasi, Menjaga Ekspektasi, Membangun Optimisme Ekonomi Kalimantan”, kegiatan ini menekankan peran strategis media dan opinion maker dalam menyampaikan informasi ekonomi yang akurat dan membangun kepercayaan publik.
Salah satu sesi utama diisi oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Selatan, Aloysius Donanto. Ia menyampaikan materi tentang penguatan sinergi komunikasi antara jurnalis dan opinion maker. Menurutnya, kolaborasi yang baik antara kedua pihak sangat krusial agar pesan kebijakan ekonomi BI dapat tersampaikan dengan efektif ke masyarakat Kalimantan.
Sesi lainnya menghadirkan Prof. Gunawan Prayitno, Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, yang membahas isu strategis hilirisasi di Kalimantan. Paparannya diharapkan memberikan sudut pandang mendalam mengenai potensi pengembangan industri hilir berbasis sumber daya alam di wilayah tersebut, yang menjadi salah satu pilar pertumbuhan ekonomi masa depan.
Agenda hari pertama juga dimeriahkan dengan workshop penulisan editorial ekonomi yang dipandu oleh jurnalis senior nasional. Workshop ini bertujuan membekali peserta dengan teknik mengemas berita dan analisis kebijakan ekonomi agar lebih mudah dipahami, menarik, sekaligus tetap akurat bagi pembaca di daerah.
Tak hanya itu, peserta juga melakukan studi tiru langsung ke kantor media Times Indonesia Network. Kunjungan ini memberikan kesempatan bagi para jurnalis dan akademisi Kalimantan untuk melihat praktik terbaik pengelolaan konten media modern.
Kegiatan Capacity Building ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem komunikasi ekonomi di Kalimantan. Dengan informasi yang lebih berkualitas dan optimis, diharapkan masyarakat semakin percaya diri dalam mendukung berbagai program pembangunan dan kebijakan ekonomi nasional maupun daerah.
Acara ini menjadi bukti nyata komitmen Bank Indonesia dalam menjalin sinergi dengan media dan akademisi, karena stabilitas ekonomi tidak hanya dibangun dari kebijakan, tapi juga dari narasi yang positif dan faktual yang sampai ke publik. (*)
Reporter : Arif Rusman










Discussion about this post