Tarakan – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Tarakan menggelar ‘Madani Vokasi Academy Pelatihan Barista’ yang merupakan program tenggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tarakan pada rabu, (15/10/25) di Perpustakaan Daerah Tarakan.
Iwan Razak selaku Kepala PNM Cabang Tarakan melalui PIC Jasa Manajemen dan tanggung jawab sosial Lingkungan, Herry Andrian mengatakan kegiatan ini untuk mendorong pengembangan UMKM lokal khususnya dunia kopi yang di tujukan kepada masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan.
“Hari ini kita lalukan pelatihan barista, dimana kita tujukan kepada anak nasabah mekar khususnya yang belum mendapat pekerjaan. Pelatihan barista ini dipilih karena industri kopi di Kota Tarakan yang terbilang besar yang di kenal dengan kota 1.000 cafe. ,” ujar Herry
Dikatakan pelatihan ini merupakan salah satu dari tiga modal yang di tawarkan PNM yaitu Sosial seperti yang dilakukan sekarang, serta finansial dan intelektual.
Ditambakan Herry, tujuan pelatihan ini agar peserta bisa mendapatkan pekerjaan atau membuka usaha sendiri di bidang kopi.
“Harapan dari kegiatan pelatihan barista ini, semoga anak-anak peserta yang kita kasih pelatihan bisa dapat pekerjaan untuk membantu ekonomi keluarga mereka. Di satu sisi, jika mereka butuh modal, bisa pinjam pembiayaan ke PNM. Jadi mereka ada wadah. Makanya kita kasih pelatihan biar mereka bisa mandiri,” ungkapnya.
Pelatihan kali ini diikuti oleh 25 peserta, dengan rincian 15 peserta dari binaan PNM yang merupakan anak dari nasabah Mekar, dan 10 peserta dari binaan Perpustakaan.
“Disini kita berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Mereka sangat welcome untuk kegiatan ini. Mereka ingin berkolaborasi berkelanjutan untuk menggunakan PNM “, jelas Herry.
Ia menambahkan, kolaborasi ini mendapat dukungan kuat dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tarakan, Alek S. H . Maukar yang memberikan ruang tempat untuk UMKM binaan PNM berjualan.
“Kalau tidak ada halangan, Insya Allah akan diresmikan tanggal 15 Desember nanti. Kita akan ada kegiatan untuk peresmian, untuk pembukaan semacam corner dari kolaborasi Dinas Perpustakaan dan PNM,” tuturnya.
Selain itu, kolaborasi juga datang dari pihak Pertamina yang turut hadir memberikan support yang akan membuka ruang kolaborasi lebih jauh dan luas.
Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci penting dalam mendorong pengembangan UMKM lokal.
“Kalau kita tidak berkolaborasi, untuk maju agak susah. Walaupun kita juga branding dan sudah dikenal oleh masyarakat Kota Tarakan khususnya,” pungkasnya. (UUL)












Discussion about this post