TARAKAN – Untuk memastikan bantuan paket sekolah sampai ke penerima yang sudah melalui tahapan verifikasi, Badan Amil Zakat Nasional Kota Tarakan di tahun inI kembali mengeluarkan kebijakan untuk memberikan waktu khusus untuk penerima bantuan paket sekolah, yang tekendala hadir pada saat waktu pembagian dilaksanakan.
Heruliansyah selaku Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Tarakan menjelaskan, bahwa proses pembagian paket sekolah di tahun 2021 sudah mencapai target yang diinginkan, yakni 1000 paket sekolah.
Pembagiannya pun dilakukan secara bertahap, dikarenakan adanya mekanisme protokol kesehatan yang diterapkan. Meskipun bertahap, pembagian paket sekolah periode tahun 2021 terbilang sukses.
Pembagian paket sekolah tidak berjalan cepat karena ada penerima yang berhalangan hadir dikarenakan pada saat hari pembagian, si penerima tidak ada di Kota Tarakan dan ada di luar daerah di karenakan keperluan genting karena itulah Baznas memberikan kebijakan waktu untuk si penerima yang berhalangan hadir tersebut, bahkan di tahun 2021 lalu, Baznas membuka pelayanan paket sekolah hingga tanggal 31 Desember, yang seharusnya, paket sekolah sudah terbagi rata pada bulan Agustus,’’ papar Heru.
Heru menambahkan hal ini dilakukan, semata mata kerena Baznas sangat serius ingin membantu masyarakat tidak mampu, khususnya di sektor pendidikan. Bahkan di tahun ini, dimana pembelajaran tatap muka sudah akan mulai dilakukan, Baznas akan kembali menerapkan kebijakan tersebut, jika ada ditemukan lagi, penerima yang berhalangan hadir. (RF)










Discussion about this post