TARAKAN – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan kembali menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang telah menjadi agenda rutin setiap tahunnya. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menanamkan semangat keteladanan Rasulullah SAW di lingkungan pendidikan.
Peringatan Maulid Nabi tersebut dihadiri para kepala sekolah tingkat SD dan SMP se-Kota Tarakan. Turut hadir Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Irmina Rini Sulistyawati, yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Tamrin Toha, serta Ketua Pelaksana kegiatan, Alimin.
Tahun ini, kegiatan mengangkat tema “Membangun Keteladanan Pemimpin Negeri, sebagai Implikasi Keteladanan Rasulullah SAW terhadap Umat.” Tema tersebut menjadi pengingat bagi seluruh insan pendidikan untuk menjadikan akhlak dan kepemimpinan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Kemeriahan peringatan Maulid Nabi juga terlihat dari adanya telur hias yang menjadi bagian dari tradisi kegiatan. Telur-telur yang dihias dengan beragam bentuk dan warna turut menambah semarak suasana acara serta menjadi simbol kebersamaan para peserta.
Dalam kegiatan tersebut, Disdik Tarakan menghadirkan tokoh agama KH. Zainuddin Dalila sebagai penceramah. Tausiah yang disampaikan mengajak para peserta untuk memahami sekaligus mengamalkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Sekretaris Disdik Tarakan Irmina Rini Sulistyawati mengatakan, peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan serta memperkuat karakter insan pendidikan.
“Peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali mengingat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Nilai kejujuran, amanah, tanggung jawab, kesabaran dan kepedulian harus terus kita tanamkan, baik dalam menjalankan tugas maupun dalam memberikan teladan kepada peserta didik,” ujarnya.
Ia berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat terus diterapkan di lingkungan sekolah, sehingga para kepala sekolah maupun tenaga pendidik mampu menjadi contoh yang baik bagi peserta didik.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Alimin, mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kota Tarakan setiap tahun. Selain sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarjajaran pendidikan.
“Alhamdulillah, kegiatan Maulid Nabi tahun ini kembali dapat kita laksanakan. Kehadiran para kepala sekolah dan seluruh jajaran menjadi bentuk kebersamaan kita dalam memperingati kelahiran Rasulullah SAW sekaligus mengambil hikmah dari keteladanan beliau,” kata Alimin.
Menurutnya, kemeriahan melalui tradisi telur hias juga memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan Maulid Nabi. Namun, yang terpenting adalah bagaimana pesan dan nilai yang diperoleh dari kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Yang paling penting bukan hanya kemeriahan acaranya, tetapi bagaimana nilai-nilai yang kita dapatkan dari peringatan ini bisa diterapkan dalam kehidupan dan pelaksanaan tugas kita sehari-hari,” tambahnya.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, Dinas Pendidikan Kota Tarakan berharap semangat keteladanan Rasulullah SAW semakin tumbuh di lingkungan pendidikan dan dapat menjadi bagian dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, serta memiliki akhlak yang baik. (RF)








Discussion about this post