TARAKAN — Wali Kota Tarakan Khairul menyampaikan gambaran mengenai karakter masyarakat Kota Tarakan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan yang baru, Herbeth Pesta Hutapea. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan ramah tamah Pemerintah Kota Tarakan bersama Kajari Tarakan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Wali Kota Tarakan, Selasa (1/9/2026).
Khairul menjelaskan, Tarakan merupakan daerah yang dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang suku dan budaya. Keberagaman tersebut juga terlihat dari kehidupan masyarakat yang menganut berbagai agama dan keyakinan.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi kekayaan sosial yang harus terus dijaga bersama. Kerukunan dan kebersamaan masyarakat menjadi salah satu modal penting dalam menciptakan suasana daerah yang aman, nyaman, serta mendukung keberlangsungan pembangunan.
“Tarakan ini merupakan daerah yang sangat majemuk. Masyarakatnya berasal dari berbagai etnis, budaya, dan juga memiliki agama yang beragam. Keberagaman ini harus kita rawat bersama agar tetap menjadi kekuatan bagi daerah,” ujar Khairul.
Ia berharap kehadiran Herbeth Pesta Hutapea sebagai Kajari Tarakan yang baru dapat semakin memperkuat hubungan dan koordinasi antara Pemerintah Kota Tarakan dengan Kejaksaan Negeri Tarakan.
Khairul menilai, kolaborasi yang baik antarlembaga tidak hanya diperlukan dalam mendukung pembangunan dan penegakan hukum, tetapi juga dalam menjaga stabilitas serta keharmonisan kehidupan masyarakat.
“Dengan kerja sama dan kolaborasi yang sinergis, saya berharap Pemerintah Kota Tarakan bersama Kejaksaan Negeri Tarakan dapat terus menjaga kebersamaan masyarakat. Jangan sampai perbedaan menjadi sumber perpecahan, tetapi justru kita jadikan sebagai kekuatan untuk membangun Tarakan,” tuturnya.
Wali Kota juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tarakan terbuka untuk terus membangun komunikasi dengan jajaran Kejaksaan Negeri Tarakan. Sinergi tersebut diharapkan dapat menciptakan langkah bersama dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus mendukung pembangunan yang memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga suasana Tarakan tetap kondusif. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, sehingga dibutuhkan sinergi dengan seluruh unsur, termasuk Kejaksaan, agar kebersamaan dan kerukunan masyarakat tetap terjaga,” pungkas Khairul. (RF)








Discussion about this post