TARAKAN — Wali Kota Tarakan, Khairul, mendorong agar program Safari Gotong Royong yang rutin dilaksanakan setiap bulan tidak hanya difokuskan pada kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan, tetapi juga dapat diarahkan untuk menangani daerah yang memiliki persoalan lingkungan tertentu.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembersihan daerah aliran sungai (DAS), khususnya di kawasan yang selama ini kerap terdampak banjir ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Menurut Khairul, kegiatan gotong royong dapat menjadi langkah nyata untuk menjaga kondisi aliran sungai agar tetap bersih dan tidak tersumbat oleh sampah maupun material lainnya yang dapat menghambat aliran air.
Ia menilai, pelaksanaan Safari Gotong Royong secara rutin dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah. Jika terdapat kawasan yang memiliki riwayat banjir, maka kegiatan dapat diprioritaskan untuk membersihkan saluran air maupun aliran sungai di daerah tersebut.
“Safari gotong royong ini kan kita laksanakan rutin setiap bulan. Tidak harus selalu kerja bakti biasa, tetapi bisa kita fokuskan pada daerah-daerah yang memang membutuhkan penanganan khusus, misalnya membersihkan daerah aliran sungai yang sering terdampak banjir,” ujar Khairul.
Menurutnya, pembersihan DAS secara rutin dapat membantu memperlancar aliran air, terutama saat hujan deras. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pencegahan agar genangan maupun banjir tidak semakin parah.
“Kalau aliran sungainya bersih dan tidak banyak hambatan, tentu air akan lebih mudah mengalir. Ini salah satu upaya yang bisa kita lakukan bersama untuk mengurangi risiko banjir, terutama di lokasi yang memang sering terdampak ketika hujan deras,” katanya.
Khairul menambahkan, upaya pencegahan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, semangat gotong royong perlu terus dipelihara dan diarahkan pada persoalan-persoalan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Ia berharap Safari Gotong Royong dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan dan kelancaran sistem drainase serta aliran sungai di Kota Tarakan. (RF)








Discussion about this post