TARAKAN – Wali Kota Tarakan, Khairul, menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tarakan periode 2026–2029 sekaligus Musyawarah Wilayah Kalimantan Utara Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Hall A Lantai 6 RSUD dr. Jusuf SK, Minggu (4/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tarakan menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus IDI Cabang Tarakan yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu meneruskan berbagai kontribusi positif dari pengurus sebelumnya serta menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Tarakan.
“Kami berharap pengurus IDI Cabang Tarakan yang baru dilantik dapat melanjutkan hal-hal baik yang telah dilakukan oleh kepengurusan sebelumnya, sekaligus menghadirkan inovasi dan gagasan baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Tarakan,” ujar Khairul.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus IDI periode sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan. Menurutnya, hubungan serta komunikasi yang terjalin selama ini dengan Pemerintah Kota Tarakan berjalan dengan baik.
Khairul mengatakan, tantangan di sektor kesehatan ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, tenaga medis tidak hanya dituntut memiliki kompetensi dan keahlian profesional, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang ramah, penuh empati, serta mengutamakan kebutuhan masyarakat.
“Pelayanan kesehatan bukan hanya soal kemampuan dan keahlian dokter, tetapi juga bagaimana memberikan pelayanan yang baik, ramah, dan humanis kepada masyarakat. Ini menjadi hal penting yang harus terus kita tingkatkan,” katanya.
Selain peningkatan kualitas pelayanan, Wali Kota juga menyoroti berbagai persoalan kesehatan masyarakat yang masih membutuhkan perhatian bersama. Menurutnya, upaya menyelesaikan tantangan di bidang kesehatan publik memerlukan keterlibatan aktif berbagai pihak, termasuk organisasi profesi kedokteran.
Salah satu capaian yang turut disoroti adalah keberhasilan menurunkan angka stunting di Kota Tarakan. Khairul menilai pencapaian tersebut merupakan hasil kerja sama lintas sektor, termasuk kontribusi dokter dan tenaga kesehatan dalam mendukung program peningkatan kesehatan masyarakat.
“Penurunan angka stunting yang telah kita capai merupakan hasil kerja sama banyak pihak, termasuk dokter dan tenaga kesehatan. Ke depan, kami berharap sinergi ini terus diperkuat agar berbagai persoalan kesehatan masyarakat dapat kita tangani bersama,” tuturnya.
Ia berharap IDI bersama organisasi profesi kesehatan lainnya dapat terus mempererat kemitraan dengan Pemerintah Kota Tarakan. Dengan kolaborasi yang semakin kuat, berbagai persoalan kesehatan diharapkan dapat ditangani secara optimal demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. (RF)








Discussion about this post