BALI – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menghadiri rangkaian kegiatan CHANDI 2025 (Culture, Heritage, Art, Narrative, Diplomacy, and Innovation) yang berlangsung di Bali Beach Convention Center, The Meru Sanur, Bali, pada Kamis (4/9/2025).
Forum internasional ini menjadi wadah bagi tokoh budaya, akademisi, seniman, dan pemimpin daerah untuk membahas masa depan kebudayaan melalui pelestarian warisan, penguatan identitas, serta inovasi dalam pembangunan global.
Acara yang mengusung tema besar “Culture for the Future: Heritage, Identity, and Innovation” dan “Tradition Meets Modernity: The Power of Culture to Build Bridges Across Nations and Promote Global Cultural Leadership” ini menghadirkan sesi-sesi pleno yang memperkaya wawasan tentang peran budaya dalam pembangunan global.
Diskusi tersebut menekankan pentingnya menjaga tradisi sekaligus mengintegrasikannya dengan kemajuan zaman untuk memperkuat kepemimpinan budaya di kancah internasional.
Usai mengikuti agenda utama CHANDI 2025, Wali Kota Khairul bersama sejumlah kepala daerah lainnya mengikuti pertemuan khusus dengan Menteri Kebudayaan dan Wakil Menteri Kebudayaan beserta jajaran.
Dalam pertemuan ini, dilakukan dialog mendalam mengenai kebijakan dan arah pembangunan kebudayaan di daerah, termasuk upaya memperkuat peran pemerintah daerah dalam pelestarian dan pengembangan budaya lokal.
Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, menegaskan bahwa kesempatan ini menjadi momentum strategis untuk mempromosikan potensi budaya Tarakan.
“Dialog langsung dengan Kementerian Kebudayaan ini sangat penting untuk menyuarakan kekayaan budaya Tarakan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga serta memajukan warisan budaya bangsa,” ujarnya.
Khairul juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Tarakan untuk terus mendukung pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.
Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan langkah konkret untuk memperkuat identitas budaya daerah di tengah dinamika globalisasi. (*)
Reporter : Arif Rusman











Discussion about this post