TARAKAN – Wali Kota Tarakan, Khairul, secara resmi membuka Pekan Kebudayaan Daerah ke-V sekaligus memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Acara ini berlangsung di Kawasan Wisata Berkampung Tarakan pada Senin (18/8/2025) dan akan berlangsung hingga 20 Agustus 2025.
Pekan Kebudayaan Daerah ke-V ini dimeriahkan dengan festival budaya yang menampilkan kesenian dari berbagai suku yang ada di Tarakan. Selain itu, terdapat pula stand outlet yang menampilkan kekayaan budaya.
“Semua sisi sudah terisi. Saya sampaikan terima kasih kepada pengisi acara dari berbagai suku dan masyarakat yang hadir,” ujar Wali Kota Khairul dalam sambutannya.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang unjuk seni, tetapi juga wujud pelestarian budaya sebagai bagian dari mengisi kemerdekaan.
“Kemerdekaan diperoleh dengan perjuangan pendahulu kita. Ada kewajiban kita untuk mengisi dan mempertahankannya. Melestarikan budaya adalah salah satu cara untuk mengisi kemerdekaan,” tambahnya.
Wali Kota Khairul menegaskan bahwa Tarakan adalah miniatur Indonesia, di mana hampir semua suku di Indonesia tinggal berdampingan.
“Tarakan dihuni berbagai suku, oleh karena itu warga Tarakan harus melestarikan budayanya masing-masing untuk memperkokoh persatuan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberagaman tanpa memunculkan arogansi suku.
“Pelestarian budaya bukan untuk menimbulkan perpecahan, tetapi untuk mengingatkan bahwa Tarakan dihuni berbagai suku. Kewajiban kita adalah menjaga kesatuan dan persatuan,” tegas Khairul.
Mengusung tema “Tarakan Hibot, Bahagia Merdeka Bersama,” acara ini mencerminkan harapan agar Tarakan menjadi kota yang handal, inovatif, dan berbudaya. Dalam bahasa Tidung, hibot berarti hebat.
“Harapan kita, Tarakan menjadi kota yang tangguh menghadapi berbagai tantangan dan hambatan, serta menghormati budaya lokal yang ada di sini,” ungkap Khairul.
Pekan Kebudayaan Daerah ini juga tercatat sebagai agenda resmi di Kementerian Pariwisata, menegaskan komitmen Tarakan dalam mempromosikan keberagaman budaya.
“Agenda ini telah berlangsung selama lima tahun berturut-turut. Ini adalah wujud nyata kita mengisi kemerdekaan,” tutup Wali Kota. (*)
Reporter : Arif Rusman










Discussion about this post