TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan terus mendorong Safari Gotong Royong sebagai gerakan bersama untuk menjaga kebersihan dan lingkungan di berbagai wilayah Kota Tarakan. Wali Kota Tarakan, Khairul, membuka peluang kerja sama bagi seluruh pihak yang ingin terlibat dalam kegiatan tersebut.
Menurut Khairul, Safari Gotong Royong tidak hanya diperuntukkan bagi pemerintah, tetapi dapat melibatkan berbagai unsur, mulai dari organisasi kemasyarakatan, komunitas, dunia usaha, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat umum.
Ia menjelaskan, kegiatan gotong royong melalui program tersebut dapat dilakukan dengan berbagai segmen sesuai kebutuhan di masing-masing wilayah. Tidak hanya menyasar pembersihan kawasan rumah ibadah, kegiatan juga dapat diarahkan pada pembersihan lingkungan permukiman, fasilitas umum, hingga Daerah Aliran Sungai (DAS).
“Kita membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin berkolaborasi dalam Safari Gotong Royong ini. Segmennya bisa berbeda-beda, tidak hanya membersihkan masjid, tetapi juga bisa membersihkan DAS, lingkungan masyarakat, dan fasilitas umum. Yang penting bagaimana kita bersama-sama menjaga lingkungan,” ujar Khairul.
Wali Kota mengatakan, konsep tersebut memungkinkan Safari Gotong Royong dilaksanakan di seluruh wilayah Kota Tarakan. Setiap kegiatan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan lingkungan setempat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Khairul menambahkan, keterlibatan banyak pihak menjadi bagian penting dalam membangun budaya gotong royong di Kota Tarakan. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, sehingga kolaborasi menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Ia juga berharap Safari Gotong Royong dapat menjadi kegiatan yang dilakukan secara rutin dengan lokasi yang berpindah-pindah setiap bulannya. Dengan demikian, semangat gotong royong dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan melibatkan semakin banyak masyarakat.
Melalui keterbukaan terhadap kolaborasi tersebut, Pemerintah Kota Tarakan berharap Safari Gotong Royong dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang tidak hanya berorientasi pada kebersihan, tetapi juga memperkuat kepedulian dan rasa memiliki masyarakat terhadap lingkungan di Kota Tarakan. (RF)








Discussion about this post