Tarakan – UPGRADING & RAPAT KERJA ORMAWA Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan ini diikuti oleh seluruh Pengurus BEM, BPM & HMJ Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan.
”Upgrading ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota, merekatkan hubungan antar pengurus, dan memperbarui kinerja organisasi. Pungkas ketua panitia Putri Indar Dewi.
Sementara Ketua BEM FPIK UBT Mohamad Azmeer Rahmawati mengatakan, rapat kerja organisasi atau Raker ini adalah pertemuan internal yang membahas program kerja organisasi. Raker ini biasanya kamu adakan setiap tahun. Dengan Tujuan : 1. Memastikan semua progres yang dikerjakan berada pada jalur yang tepat, 2. Memahami tujuan dan rencana ORMAWA FPIK UBT ke depan, 3. Merumuskan dan mengesahkan program kerja yang akan dilaksanakan oleh organisasi selama satu periode kepengurusan, 4. Memastikan visi yang dimiliki tetap sama, 5. Menjamin pelaksanaan kerja dapat diselenggarakan dengan baik.
Husnul Jojon selaku salah satu Pengurus Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan (IKA FPIK UBT) dan narasumber yang hadir di kegiatan ini mengatakan, dampak penurunan minat mahasiswa pada organisasi, yang dirugikan adalah mereka sendiri. Kerena yang terjadi adalah Mahasiswa kehilangan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan, kerja sama, dan komunikasi. Organisasi kampus. Selanjutnya mereka kesulitan melaksanakan program dan kegiatan. Sehingga yang terjadiKualitas pengalaman mahasiswa di kampus secara keseluruhan juga menurun, serta dan yang paling penting adalah tidak memiliki jaringan (Networking) dan Relasi yang kuat/memadai.
”Tadi saya mendapat pertanyaan yang sama dari Ketua-Ketua HMJ MSP, Akuakultur dan THP (Reza, Rifal, dan Andi). Mereka mengeluhkan Minat mahasiswa terhadap organisasi mahasiswa mengalami penurunan karena berbagai faktor, yaitu seperti tekanan akademik, kurangnya motivasi dari dosen, kemajuan teknologi, dan perubahan budaya dan lain sebagainya. Saya menyampaikan bahwa ada beberapa . Faktor penyebabnya yaitu: 1. Mahasiswa lebih fokus pada pencapaian nilai IPK tinggi, 2. Mahasiswa menganggap berorganisasi akan mengganggu jadwal kuliah, 3. Mahasiswa mendengar pengalaman kurang menyenangkan dari kakak tingkat, 4. Mahasiswa menganggap organisasi mahasiswa hanya menjalankan kegiatan rutin tanpa perubahan, 5. Mahasiswa lebih memilih menghabiskan waktu di depan layar gawai/gadget, 6. Mahasiswa merasa kurang berdampak pada kemajuan atau bermanfaat bagi dirinya,” papar Husnul.
Maka dari itu ada beberapa upaya untuk mengatasi penurunan minat mahasiswa ini yaitu : 1. Menawarkan program yang relevan dengan minat dan kebutuhan mahasiswa, 2. Meningkatkan rasa kepedulian dan kerja sama antara anggota organisasi, 3. Mengadakan kegiatan yang dapat memberikan manfaat yang nyata bagi semua pihak, 4. Membangun sistem kerja yang jelas dan memberdayakan, 5. Tentu Mengedepankan rasa kekeluargaan (pendekatan emosional), sehingga tercipta lingkungan organisasi yang nyaman bagi para anggotanya. (*)










Discussion about this post