TARAKAN – Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes., menghadiri acara Exit Meeting Tim Daerah (Timda) Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada Rabu (18/6/2025).
Acara yang digelar di Ruang Rapat Wali Kota Tarakan ini merupakan bagian dari evaluasi terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2024.
Kegiatan ini menjadi momen penting untuk menilai capaian kinerja Pemerintah Kota Tarakan sekaligus memperkuat komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Exit meeting ini bertujuan menyampaikan laporan hasil pelaksanaan EPPD Kota Tarakan kepada Tim Nasional untuk proses validasi.
Selain itu, evaluasi ini memberikan umpan balik yang konstruktif bagi Pemerintah Kota Tarakan dalam mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperbaiki. Hasil dari EPPD ini tidak hanya menjadi tolok ukur kinerja, tetapi juga panduan untuk merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran demi meningkatkan pelayanan publik.
Wali Kota Tarakan, Khairul, menegaskan bahwa EPPD adalah instrumen strategis untuk mengukur efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Melalui evaluasi ini, kami dapat melihat secara jelas apa saja kekuatan yang sudah dimiliki dan kelemahan yang harus diperbaiki. Ini adalah langkah penting untuk merancang strategi perbaikan yang lebih efektif dan efisien ke depannya,” ungkapnya.
EPPD merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan bahwa setiap daerah menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan standar yang ditetapkan. Di Kota Tarakan, evaluasi ini menjadi cerminan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan adanya laporan LPPD dan SPM, pemerintah daerah dapat memastikan bahwa pelayanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, telah memenuhi standar minimal yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Wali Kota Khairul juga menyoroti bahwa hasil evaluasi ini akan menjadi bahan introspeksi sekaligus motivasi bagi jajarannya untuk bekerja lebih keras.
Acara exit meeting ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan Timda EPPD Provinsi Kaltara, kepala perangkat daerah terkait, serta unsur pengawas. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi yang kuat antara berbagai elemen pemerintahan dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas.
Kolaborasi ini menjadi kunci untuk memastikan bahwa setiap proses evaluasi berjalan secara objektif dan menghasilkan rekomendasi yang actionable.
Pemerintah Kota Tarakan juga menegaskan bahwa hasil dari EPPD ini akan menjadi landasan untuk merumuskan kebijakan strategis ke depan. Dengan memanfaatkan data dan rekomendasi dari evaluasi, diharapkan pelayanan publik dapat dipercepat, birokrasi menjadi lebih ramping, dan pembangunan daerah berjalan lebih efektif.
Melalui exit meeting ini, Pemerintah Kota Tarakan berharap dapat terus memperbaiki kinerjanya demi mewujudkan visi kota yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. Hasil evaluasi EPPD diharapkan tidak hanya menjadi laporan formal, tetapi juga pemicu semangat untuk menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik.
Dengan komitmen yang kuat, Tarakan optimistis dapat mencapai pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (*)
Reporter : Arif Rusman









Discussion about this post