Tarakan – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injil Indonesia (PGLII) Provinsi Kalimantan Utara bersiap melakukan konsolidasi internal dalam waktu dekat. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan komitmen organisasi dalam pelayanan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.
Selain konsolidasi, PGLII Kaltara juga menaruh perhatian besar terhadap persoalan sosial yang mengancam generasi muda, khususnya penyalahgunaan narkoba. Organisasi ini menilai, anak-anak muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga dari pengaruh buruk obat-obatan terlarang.
“Kami akan menggandeng berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, hingga komunitas lokal, untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi muda,” ungkap Ketua PGLII Wilayah Kaltara Yuli Supriyanto.
Yuli Supriyanto menegaskan, pihaknya akan mengedepankan pendekatan edukatif dan spiritual untuk mencegah keterlibatan remaja dalam penyalahgunaan narkoba.
PGLII berharap, program ini dapat berdampak luas dan membangun kesadaran bersama di tengah masyarakat agar lebih peduli terhadap perlindungan anak dan remaja dari ancaman narkotika dan pergaulan bebas. (RF)











Discussion about this post