TARAKAN – Peran orang tua dinilai sangat penting dalam menumbuhkan minat baca anak, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang membuat anak semakin akrab dengan berbagai perangkat digital. Kebiasaan membaca perlu ditanamkan sejak dini, dimulai dari lingkungan keluarga.
Kabid Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tarakan, Dharmawati, mengatakan , Di tengah kemudahan akses terhadap gawai dan beragam hiburan digital, mengajak anak untuk gemar membaca menjadi pekerjaan rumah bersama, termasuk bagi pihak perpustakaan. Upaya meningkatkan minat baca tidak cukup hanya dilakukan dengan menyediakan buku dan fasilitas di perpustakaan, tetapi juga perlu didukung oleh keterlibatan orang tua di rumah.
Orang tua diharapkan dapat menjadi teladan atau role model bagi anak dengan membiasakan diri membaca dalam kehidupan sehari-hari. Ketika anak melihat orang tuanya meluangkan waktu untuk membaca, kebiasaan tersebut diharapkan dapat tumbuh dan menjadi bagian dari aktivitas mereka.
“Orang tua harus bisa menjadi role model bagi anak-anaknya dalam membangun kebiasaan membaca buku. Jangan hanya menyuruh anak untuk membaca, tetapi orang tua juga perlu memberikan contoh dengan meluangkan waktu membaca bersama anak di rumah. Dengan begitu, anak akan terbiasa melihat membaca sebagai kegiatan yang menyenangkan dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar Dharmawati.
Selain itu, perpustakaan juga diharapkan terus menghadirkan berbagai kegiatan menarik untuk mendekatkan anak-anak dengan dunia literasi, termasuk menjangkau anak-anak di luar lingkungan perpustakaan. Dengan demikian, budaya membaca tidak hanya berkembang di perpustakaan, tetapi juga dapat diterapkan di rumah maupun lingkungan masyarakat.
Sinergi antara keluarga dan perpustakaan menjadi salah satu kunci dalam membangun generasi yang gemar membaca. Melalui pendampingan orang tua serta kegiatan literasi yang berkelanjutan, anak-anak diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa meninggalkan kebiasaan membaca.








Discussion about this post