TARAKAN – Kans Khairul untuk diusung kembali oleh Demokrat di Pilkada Tarakan 2024 masih akan ditentukan oleh hasil survey. Ketua DPC Demokrat Tarakan, Herman Hamid, menyebut saat ini peluang masih terbuka bagi figur lainnya untuk diusung melalui proses penjaringan.
“Tentu kan kami Demokrat selalu rasional juga dalam menentukan pemimpin kota Tarakan. Kami membuka seluas-luasnya pendaftaran ini bagi masyarakat, tokoh politik, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Demokrat membuka seluas-luasnya kami usung berdasarkan nanti tetap hasil survey,” jelas Herman Hamid.
Lanjut Herman Hamid, pihaknya juga memiliki kriteria dalam menentukan figur Pilkada yang akan menerima mandat dari Demokrat.
“Kriterianya yang niat tulus membangun kota Tarakan. Punya visi misi jelas untuk Tarakan. Tarakan ini barometernya Kaltara, jadi jangan sampai kita pilih pemimpin yang coba-coba. Yang betul-betul punya visi misi terutama dalam manajemen mengelola kota Tarakan,” kata dia.
Herman Hamid tak menampik, komunikasi Demokrat dengan Khairul sejak awal menjabat Wali Kota hingga periode akhir masa jabatan masih terjalin baik. Kendati demikian, peluang untuk diusung menjadi calon Wali Kota tetap harus melewati mekanisme internal partai.
“Komunikasi Khairul selama menjabat tidak melupakan partai yang telah mengusung. Dan program semuanya berjalan dengan baik, tapi kami tetap membuka penjaringan ini, memberi kesempatan juga kepada yang lainnya. Nanti biarkan survey yang melihat,” ucap Herman Hamid.
Ihwal kedekatan Khairul dengan Demokrat, Herman Hamid mengatakan, itu terbangun sejak partainya menjadi kendaraan pertama yang mengusung Khairul di Pilkada 2018.
“Pak Khairul itu kan usungan utama Demokrat di Pilkada 2018. Saat itu saya mau bilang partai lain hampir tidak ada melirik pak Khairul, Demokrat lah yang pertama kali bersikap mengusung pak dokter Khairul,” pungkasnya.
Ditanya figur potensial di internal Demokrat yang berpeluang ikut dalam Pilkada Tarakan, Herman Hamid menerangkan, sejumlah nama memang mencuat dan disebut berpotensi diusung sebagai kandidat Pilwali. Hal itu juga menjadi titah DPP kepada seluruh kader Demokrat di Indonesia.
“Harapan dari DPP memang untuk mendorong kader terbaiknya tampil di Pilkada. Kami juga punya kader terbaik, ada pak Muddain, silakan pak Muddain juga daftar (penjaringan), biarkan hasil survey yang berbicara. Kalau saat ini saya cukup mengawal dulu untuk di DPRD,” tutup Herman Hamid. (*)









Discussion about this post