TARAKAN — Semangat mempererat persaudaraan dan menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW menjadi pesan utama dalam pelaksanaan Maulid Akbar “Dalamnya Cinta dan Rindu” yang digelar Majelis Taklim Sabilul Khairat di Jalan Sebengkok.
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Tarakan, Khairul, bersama jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, serta sejumlah tokoh agama. Hadir pula KH Ustaz Zainuddin Daililah, Ustaz Habib Muhammad Al Jufri, dan Al-Ustaz Habib Abdullah Al Hansyi dari Jakarta.
Maulid Akbar ini tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk memperkuat tali silaturahmi. Melalui peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW, masyarakat diajak kembali mengingat nilai-nilai keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Khairul mengapresiasi Majelis Taklim Sabilul Khairat yang terus berperan dalam menghadirkan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, aktivitas keagamaan dapat menjadi salah satu sarana membangun hubungan yang harmonis, baik sesama umat Islam maupun dengan seluruh elemen masyarakat.
“Yang paling penting dari peringatan Maulid ini adalah bagaimana kita mengambil keteladanan Rasulullah SAW. Nilai-nilai akhlak, kasih sayang, persaudaraan dan kepedulian harus kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Khairul.
Ia menilai, semangat persaudaraan tersebut menjadi semakin penting bagi Kota Tarakan yang memiliki masyarakat dengan latar belakang suku, agama dan budaya yang beragam.
Karena itu, masyarakat diharapkan dapat terus menjaga toleransi serta mengedepankan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, kondisi kota yang aman dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.
“Keberagaman yang kita miliki harus menjadi kekuatan. Dengan saling menjaga, menghormati dan memperkuat persaudaraan, insyaallah Tarakan akan tetap aman, tenteram dan pembangunan dapat terus berjalan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Khairul juga mengajak masyarakat untuk memanjatkan doa bagi kemajuan Kota Tarakan. Ia berharap Tarakan senantiasa diberikan keamanan, kesejahteraan dan keberkahan dalam setiap proses pembangunan.
“Mari kita bersama-sama mendoakan Tarakan menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, kota yang baik, sejahtera, aman, penuh keberkahan dan selalu berada dalam lindungan Allah SWT,” tutupnya.
Peringatan Maulid Akbar tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan nilai-nilai keagamaan sekaligus menjadi momentum untuk terus membangun kebersamaan dan persatuan masyarakat Kota Tarakan. (RF)








Discussion about this post