TARAKAN – Komisi III DPRD Kota Tarakan mendorong Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) untuk lebih inovatif dalam mengelola sistem informasi publik. Hal ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar pada Rabu (3/9/2025), yang membahas kendala pengelolaan informasi publik di kota tersebut.
Ketua Komisi III DPRD Tarakan, Randy Ramadhana, menyampaikan bahwa pengelolaan informasi publik di Tarakan masih kurang maksimal.
Ia menyoroti potensi pemanfaatan media sosial seperti Instagram, Facebook, WhatsApp, hingga TikTok sebagai saluran informasi yang lebih mudah diakses masyarakat.
“Dengan dunia media sosial yang terbuka, kita bisa memberikan informasi pelayanan publik bukan hanya melalui website. Bahasa yang digunakan juga harus lebih milenial agar mudah diterima masyarakat dan tidak bertele-tele,” ujar Randy.
Randy berharap Kepala DKISP yang baru, Endah Sarasningaih, dapat membawa energi baru dalam pengelolaan informasi. Ia juga menekankan pentingnya mempublikasikan program prioritas pemerintah kota yang dinilai sudah berjalan baik, namun kurang tersosialisasi.
“Program-program prioritas pemerintah sudah sangat baik, realisasinya di lapangan juga sudah baik. Hanya saja, publikasi masih kurang, sehingga masyarakat belum paham sejauh mana program ini terlaksana,” tambahnya.
Terkait videotron, Randy menyebutkan bahwa sejumlah videotron di Tarakan sudah tidak berfungsi karena usia dan kondisi yang tidak layak.
Komisi III berkomitmen untuk mendukung DKISP dalam mengupayakan pengadaan videotron baru, dengan harapan dapat direalisasikan pada tahun depan.
“Visualisasi menjadi media yang unik di zaman sekarang. Kami akan bahas lebih intens dengan pemerintah agar Tarakan memiliki videotron yang representatif,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala DKISP Tarakan, Endah Sarasningaih, menyambut baik dukungan dari Komisi III.
Ia mengakui adanya kendala, baik dari sisi sumber daya manusia (SDM) maupun pendanaan, namun optimistis dapat meningkatkan kinerja dengan dukungan DPRD.
“Kami bersyukur Komisi III memahami tugas kami dan memberikan dukungan, termasuk untuk mengaktifkan kembali videotron dan mempublikasikan kinerja OPD,” ujar Endah.
Endah juga meminta dukungan dari awak media untuk menyebarluaskan informasi terkait kinerja pemerintah.
“Kami berharap masyarakat tidak lagi terprovokasi atau beranggapan pemerintah tidak bekerja. Dengan dukungan media, informasi ini bisa sampai ke masyarakat,” tuturnya. (*)
Reporter : Arif Rusman











Discussion about this post