Tarakan — Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Tarakan berencana melakukan evaluasi terhadap sejumlah kegiatan yang termasuk dalam program kerja mereka. Salah satu yang menjadi fokus evaluasi adalah pelaksanaan Job Fair, yang selama ini menjadi agenda rutin setiap tahun.
Kepala Disperinaker Tarakan, Agus Sutanto, menjelaskan bahwa pada tahun 2025, kegiatan Job Fair hanya dapat dilaksanakan satu kali. Meski begitu, pihaknya tetap menilai kegiatan tersebut memiliki peran penting sebagai wadah pertemuan antara pencari kerja dan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Agus menyampaikan, pihaknya berharap di tahun mendatang Job Fair dapat lebih optimal dalam menyalurkan tenaga kerja lokal. Ia mengungkapkan bahwa masih terdapat banyak posisi pekerjaan yang ditawarkan oleh perusahaan, namun belum dapat diisi oleh pencari kerja karena tidak memenuhi standar atau kualifikasi yang dibutuhkan.
“Kami berharap ke depan ada pencari kerja yang bisa mengisi posisi di kantor atau perusahaan yang membutuhkan. Banyak posisi yang sebenarnya tersedia, tetapi belum dapat terisi karena belum memenuhi syarat yang ditentukan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa evaluasi ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Job Fair, sehingga dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi penyerapan tenaga kerja di Kota Tarakan.
Disperinaker juga mendorong masyarakat, khususnya pencari kerja, untuk terus meningkatkan kompetensi agar mampu memenuhi kebutuhan dunia industri yang semakin berkembang. Dengan evaluasi dan peningkatan kualitas program, diharapkan pelaksanaan Job Fair tahun berikutnya dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. (RF)










Discussion about this post