Tarakan – Ratusan siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tarakan menerima Program Indonesia Pintar (PIP) yang diperjuangkan oleh Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Utara, Deddy Yevri Hanteru Sitorus. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Rumah Aspirasi Deddy Sitorus, Rabu.
Untuk Kota Tarakan, kuota penerima Program Indonesia Pintar (PIP) mencapai sekitar 840 siswa jenjang SD dan SMP dan khusus untuk Tarakan Timur berjumlah 209 orang. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan sekaligus memastikan para pelajar tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi.
Kegiatan serah terima turut dihadiri Wali Kota Tarakan, Khairul Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan Thamrin Toha, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat di Kota Tarakan.
Dalam kesempatan tersebut, Deddy Yevri Hanteru Sitorus tidak hanya menyerahkan bantuan secara simbolis, tetapi juga berdialog langsung dengan para orang tua siswa penerima PIP. Ia ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan sesuai tujuan program.
Deddy berpesan agar dana Program Indonesia Pintar digunakan sepenuhnya untuk menunjang kebutuhan pendidikan anak, seperti membeli perlengkapan sekolah, seragam, buku, maupun kebutuhan lain yang berkaitan dengan proses belajar mengajar.
“Gunakan bantuan ini sebaik-baiknya untuk kepentingan pendidikan anak-anak. Jangan dialihkan untuk kebutuhan lain di luar sekolah, karena tujuan utama program ini adalah membantu mereka agar dapat terus belajar dengan baik,” pesannya kepada para orang tua penerima.
Sementara itu, Wali Kota Tarakan Khairul menyampaikan apresiasi atas perjuangan Deddy Yevri Hanteru Sitorus dalam memperjuangkan kuota PIP bagi pelajar di Kalimantan Utara, khususnya Kota Tarakan. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Melalui penyaluran Program Indonesia Pintar ini, diharapkan semakin banyak siswa dari keluarga kurang mampu yang dapat memenuhi kebutuhan sekolahnya sehingga dapat belajar dengan lebih baik dan menyelesaikan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi. (RF)








Discussion about this post