TARAKAN – Tim dari kantor SAR Tarakan bersama kru Heli Bell TNI Angkatan darat dikerahkan untuk menyisir lokasi Binuang, Krayan, untuk mencari objek pesawat Smart Air PC-6 PK-SNE yang dilaporkan hilang kontak.
Kantor SAR Tarakan sebelumnya menerima informasi dari kantor pusat Basarnas, terkait signal emergency dari pesawat Smart Air PC-6 PK-SNE. Signal berasal dari Emergency Locator Transmitter (ELT).
Tim yang berangkat dari Tarakan untuk penyisiran lokasi akan singgah di posko Malinau, untuk pengisian bahan bakar serta menunggu arahan operasi pencarian.
“Dikarenakan cuaca sudah gelap, operasi kami hentikan sementara. Apabila ditemukan objek yang diduga (pesawat), makan akan kami informasikan apabila personil berhasil turun ke lokasi,” ujar Kepala Kantor SAR Tarakan, Syahril.
Berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar, sempat terdengar suara dentuman diduga pesawat Smart Air yang dilaporkan hilang. Lokasinya berjarak 4 KM dari Bandara Binuang.
Sementara akses menuju lokasi terbilang sulit dengan medan yang tidak mudah dilalui oleh kendaraan. Tim dari Polsek Krayan bersama warga juga telah menuju lokasi diduga tempat jatuhnya pesawat Smart Air, dengan menggunakan sepeda motor. (*)










Discussion about this post