TARAKAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan menggelar pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) secara meriah untuk memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-61, Sabtu (12/4).
Acara yang berlangsung di Lapangan Utama Lapas Tarakan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Lapas, Jupri, didampingi jajaran pejabat struktural dan staf, di tengah antusiasme warga binaan pemasyarakatan (WBP) serta petugas.
Kegiatan ini diselenggarakan sesuai arahan Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-UM.04.02-78 tanggal 7 Maret 2025, yang berisi panduan pelaksanaan rangkaian peringatan HBP Ke-61.
Porseni dirancang untuk menjadi wadah bagi petugas dan WBP dalam menjaga kesehatan fisik, mengembangkan bakat di bidang olahraga dan seni, serta mempererat kebersamaan. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh serta memperkuat suasana kondusif di dalam lapas.
Pembukaan Porseni ditandai dengan seremoni simbolis berupa tendangan bola pertama oleh Jupri, diikuti pelepasan balon ke udara bersama pejabat struktural. Momen ini menjadi penanda dimulainya rangkaian kompetisi yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.
Dalam sambutannya, Jupri menyampaikan pesan semangat kepada seluruh peserta, khususnya WBP, agar menjadikan ajang ini sebagai sarana positif untuk menyalurkan energi dan kreativitas.
“Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian, junjung tinggi sportivitas di lapangan, dan yang terpenting, jaga keamanan serta ketertiban selama kegiatan berlangsung,” ujar Jupri dengan penuh semangat.
Ia juga menegaskan bahwa Porseni bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wujud nyata dari upaya Lapas Tarakan menciptakan harmoni antara petugas dan WBP, sekaligus mendukung proses pembinaan di dalam lapas.
Porseni HBP Ke-61 di Lapas Tarakan menghadirkan berbagai cabang kompetisi yang menarik. Di bidang olahraga, peserta akan bertanding dalam laga futsal dan bola voli, yang dikenal sebagai cabang favorit di kalangan WBP.
Sementara itu, untuk cabang seni, sejumlah unjuk bakat telah disiapkan, mulai dari penampilan musik, tari, hingga kreasi seni lainnya yang akan menampilkan potensi kreatif para peserta. Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana untuk menggali bakat terpendam yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
Antusiasme peserta terlihat jelas sejak pagi hari, dengan persiapan matang dari panitia untuk memastikan kelancaran acara. Lapas Tarakan juga memastikan bahwa seluruh kegiatan dilaksanakan dengan mematuhi protokol keamanan dan ketertiban, sehingga suasana kompetisi tetap terkendali dan penuh keakraban.
Porseni ini menjadi salah satu agenda tahunan yang dinanti, tidak hanya sebagai perayaan HBP, tetapi juga sebagai momen untuk memperkuat solidaritas dan semangat kebersamaan di lingkungan Lapas Tarakan.
Dengan rangkaian kegiatan yang telah disusun, Porseni HBP Ke-61 diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik bagi fisik maupun mental petugas dan WBP. Acara ini juga menjadi bukti komitmen Lapas Tarakan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif, sehat, dan harmonis. (*)
Reporter : Arif Rusman








Discussion about this post