TARAKAN – Sebuah lompatan signifikan dalam dunia edukasi lalu lintas berhasil dicetak Polisi Sahabat Anak Tarakan, yang menargetkan penanaman nilai dan kesadaran berlalu lintas pada generasi muda. Inisiatif ini digalakkan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Tarakan melalui kerjasama dengan Taman Kanak-Kanak (TK) Al-Istiqlal. Hari Sabtu, 12 April 2025 bertanda sebagai tonggak baru dalam upaya menciptakan generasi yang patuh pada aturan dan karena itu, lebih aman di jalan-jalan kita.
Memasuki lingkungan Mako Polres Tarakan, kesigapan dan keceriaan terpancar dari wajah 90 anak TK Al-Istiqlal. Tak hanya anak-anak, para pengajar pun turut antusias terlibat dalam program edukatif sekaligus menyenangkan ini.
Kasat Lantas Polres Tarakan, AKP Rudika Harto Kanajiri, S.I.K, yang diwakilkan oleh Kanit Kamsel Sat Lantas, IPDA Priyati Ningsih Nasir, S.H, menyambut hangat rombongan kecil tersebut. Penuh keakraban, IPDA Priyati took the lead, mengajak mereka untuk belajar sambil bermain, mencetak fondasi pertama untuk kebijakan akan interaksi anak dengan polisi.
“Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini, agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas, disiplin, dan bertanggung jawab di jalan raya,” jelas IPDA Priyati bersemangat.
Proses Pembelajaran lalu lintas dini ini disuguhkan melalui berbagai metode interaktif seperti simulasi lalu lintas dan pengenalan rambu, disesuaikan agar menarik bagi anak-anak. Tak hanya teori, Polisi Cilik Tarakan juga diajak untuk mempraktikkan pengetahuan barunya, mengasah kecerdasan dan ketangkasannya di jalan. Sosialisasi rambu-rambu lalu lintas, pendidikan tentang peran polisi dalam keselamatan masyarakat, hingga memupuk kewaspadaan saat mereka berada di jalan, semuanya diintegrasikan dalam kegiatan seru dan mendidik ini.
Dengan melalui pendekatan yang ramah dan penuh keceriaan, harapannya adalah untuk mendekatkan polisi dan komunitas, khususnya anak-anak, memperkuat fondasi kepercayaan dan kerjasama.
Ekspektasi tergambar jelas dari kegiatan Positif dan konstruktif ini—untuk memberi dampak jangka panjang tidak hanya dalam tatanan keselamatan lalu lintas tetapi juga dalam membangun karakter anak-anak. Program keselamatan lalu lintas yang diinisiasi oleh Sat Lantas Polres Tarakan ini memang dirancang sebagai pondasi awal bagi anak-anak untuk mengembangkan kesadaran dan tanggung jawab sosial sejak usia dini.
Sekali lagi, Tarakan menunjukkan komitmennya dalam membina masa depan yang lebih cerah dan aman bagi anak-anak, yang pada akhirnya akan mewarnai narasi lalu lintas negara kita di masa yang akan datang. (*)









Discussion about this post