TARAKAN – Ketua DPRD Kota Tarakan yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kota Tarakan, Muhammad Yunus, menyambut baik kegiatan monitoring dan pembinaan partai politik yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tarakan di Sekretariat DPC Partai Gerindra, Jalan Ppabri, Kelurahan Kampung Satu Skip, Kecamatan Tarakan Tengah.
Menurut Muhammad Yunus, kegiatan monitoring dan pembinaan tersebut merupakan langkah positif dalam mendorong partai politik agar semakin profesional dalam menjalankan fungsi kelembagaan, sekaligus memastikan seluruh aktivitas organisasi berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Ia menilai, partai politik tidak hanya berperan dalam proses politik dan pemerintahan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, membangun kesadaran demokrasi, serta menjaga persatuan di tengah berbagai perbedaan pandangan.
Yunus menegaskan, penguatan kelembagaan partai perlu dimulai dari tata kelola organisasi yang baik, termasuk kelengkapan administrasi, kejelasan struktur kepengurusan, serta transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan bantuan keuangan partai politik.
“Bagi kami, kegiatan seperti ini sangat penting karena menjadi bagian dari upaya memperbaiki dan memperkuat tata kelola partai politik. Kami ingin memastikan bahwa organisasi berjalan dengan tertib, administrasinya lengkap, serta seluruh kegiatan dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yunus berpandangan bahwa pendidikan politik kepada masyarakat perlu terus ditingkatkan agar masyarakat tidak hanya memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, tetapi juga mampu berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.
Menurutnya, partai politik memiliki posisi strategis dalam membangun pemahaman tersebut, baik melalui kegiatan sosialisasi, komunikasi dengan masyarakat, maupun pembinaan kader secara berkelanjutan.
“Partai politik memiliki tanggung jawab untuk memberikan pemahaman politik yang baik kepada masyarakat. Jangan sampai politik hanya dipandang sebagai urusan pemilihan atau perebutan kekuasaan, tetapi juga harus menjadi sarana memperjuangkan aspirasi rakyat dan mendorong kemajuan daerah,” ungkap Yunus.
Ia juga menekankan pentingnya kaderisasi sebagai salah satu fondasi utama dalam membangun partai yang kuat. Melalui pembinaan kader yang terarah, partai diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang memiliki integritas, wawasan kebangsaan, serta kepedulian terhadap kepentingan masyarakat.
Selain itu, Yunus menilai bahwa partai politik harus mampu mengambil peran dalam menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif. Perbedaan pilihan maupun pandangan politik, menurutnya, merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang harus disikapi secara dewasa tanpa mengesampingkan kepentingan bersama.
“Perbedaan dalam politik merupakan hal yang wajar. Namun, yang harus kita kedepankan adalah bagaimana perbedaan tersebut tidak memecah belah masyarakat. Partai politik harus bisa menjadi jembatan komunikasi, menjaga suasana tetap sejuk, dan mengutamakan persatuan serta kepentingan masyarakat Kota Tarakan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yunus turut mengapresiasi Kesbangpol Kota Tarakan yang telah memberikan perhatian terhadap keberlangsungan dan kualitas tata kelola partai politik melalui kegiatan monitoring secara langsung. Ia berharap, pembinaan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkala dan disertai ruang komunikasi yang terbuka antara pemerintah daerah dengan seluruh partai politik.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kota Tarakan, Mohammad Haris, S.H., M.Hum., menjelaskan bahwa monitoring dan pembinaan tersebut dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik serta Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2018 tentang Bantuan Keuangan kepada Partai Politik.
Kegiatan ini mencakup pemeriksaan kelengkapan administrasi, keberadaan sekretariat, struktur kepengurusan, serta aktivitas organisasi partai politik. Kesbangpol juga memberikan pembinaan mengenai tata cara pelaporan penggunaan bantuan keuangan agar sesuai ketentuan, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui kegiatan tersebut, Kesbangpol berharap seluruh partai politik di Kota Tarakan semakin tertib dalam pengelolaan organisasi, meningkatkan kualitas pendidikan politik, serta berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan kematangan demokrasi di daerah.
Bagi Muhammad Yunus, sinergi antara pemerintah daerah dan partai politik menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan kehidupan demokrasi yang sehat. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperkuat sehingga partai politik mampu menjalankan perannya secara optimal dalam menyerap aspirasi masyarakat, menjaga persatuan, dan mendukung pembangunan Kota Tarakan. (RF)








Discussion about this post