TARAKAN – Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Tarakan berencana memperkuat pelaksanaan kejuaraan karate tingkat kota pada tahun mendatang. Salah satu wacana yang disiapkan adalah menggelar kejuaraan secara rutin sebanyak dua kali dalam setahun guna mendukung pembinaan atlet sekaligus meningkatkan partisipasi pelaku olahraga karate di Tarakan.
Sekretaris FORKI Tarakan, Safridha, mengatakan bahwa penyelenggaraan kejuaraan secara berkala menjadi salah satu upaya untuk memberikan ruang bagi atlet dan pelatih agar terus aktif dalam pembinaan serta termotivasi mengikuti kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
“Ke depan, kami berharap kejuaraan karate tingkat kota bisa dilaksanakan secara rutin, bahkan kami wacanakan dua kali dalam setahun. Dengan adanya event ini, para atlet dan pelatih memiliki wadah untuk terus mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta termotivasi mengikuti kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi. Selain itu, kejuaraan ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat dan menjaring bibit-bibit atlet potensial yang nantinya bisa dibina untuk meraih prestasi,” ujar Safridha.
Menurutnya, keberadaan kejuaraan tingkat kota tidak hanya berfungsi sebagai ajang pertandingan, tetapi juga menjadi sarana bagi para atlet untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta meningkatkan kualitas teknik dan mental dalam menghadapi persaingan.
Melalui kompetisi yang berlangsung secara rutin, FORKI Tarakan berharap para pelatih dapat terus mendorong atlet binaannya untuk berkembang dan tidak berhenti berkompetisi setelah mengikuti satu kejuaraan. Kesempatan bertanding yang lebih sering diharapkan mampu membangun semangat atlet untuk terus meningkatkan prestasi hingga ke tingkat provinsi maupun nasional.
Selain mendukung peningkatan prestasi, kejuaraan tingkat kota juga dinilai memiliki peran penting dalam proses pencarian bibit-bibit atlet karate potensial. Melalui pertandingan tersebut, kemampuan atlet dari berbagai perguruan dapat diamati sehingga menjadi bahan pertimbangan untuk pembinaan lebih lanjut.
Safridha menambahkan, rencana pelaksanaan kejuaraan sebanyak dua kali dalam setahun masih menjadi wacana yang ingin diwujudkan FORKI Tarakan pada tahun depan. Dengan perencanaan yang berkelanjutan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan karate di Kota Tarakan.
FORKI Tarakan berharap semakin banyaknya kesempatan berkompetisi dapat mendorong lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di berbagai kejuaraan. Dengan demikian, pembinaan karate di Tarakan dapat berjalan lebih konsisten dan memberikan peluang bagi atlet daerah untuk terus mengembangkan prestasi. (RF)








Discussion about this post