Tarakan – Komunitas Keluarga Besar Nusa Tenggara Timur (K2NTT) di Kota Tarakan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui program Pondok Belajar Flobamora. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar anak-anak perantauan, khususnya dari wilayah NTT yang berdomisili di Tarakan.
Salah satu Relawan Pondok Belajar Flobamora, Imam Syaukani Fitrah mengatakan, Bertempat di sekretariat K2NTT Tarakan, puluhan anak-anak usia sekolah dasar hingga menengah akan aktif mengikuti kegiatan belajar bersama yang digelar setiap akhir pekan. Dalam suasana kekeluargaan, mereka mendapatkan pendampingan belajar dari para relawan yang juga berasal dari kalangan mahasiswa dan pemuda NTT.
” Pondok Belajar Flobamora merupakan bentuk kontribusi komunitas terhadap masa depan generasi muda NTT di perantauan. “Kami ingin menciptakan ruang belajar yang ramah, aman, dan penuh semangat. Ini bukan hanya soal pelajaran sekolah, tapi juga membangun karakter dan semangat kebersamaan,” ujar Imam.
Selain pendampingan akademik, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi budaya, permainan edukatif, dan pengenalan nilai-nilai kearifan lokal Flobamora. Hal ini diharapkan mampu memperkuat identitas anak-anak NTT sekaligus mempererat hubungan antaranggota komunitas.
K2NTT berharap program ini bisa terus berlanjut dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah setempat dan komunitas lainnya. Pondok Belajar Flobamora menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pendidikan tetap hidup di tengah perantauan. (RF)












Discussion about this post